Meski Sudah Sidang Kabinet Terakhir, Jokowi Disebut Masih Bakal Gelar Ratas
Sabtu, 14 September 2024 - 07:28 WIB
loading...
A
A
A
"Ketiga, menjaga situasi yang kondusif kita butuh stabilitas untuk tetap tumbuh, kita butuh stabilitas untuk melakukan pembangunan. Sehingga pastikan jangan sampai ada riak-riak gejolak sampai pemerintahan berikutnya terbentuk," tutur Jokowi.
Kepala Negara juga meminta menteri kabinetnya untuk menjaga inflasi serta tidak membuat kebijakan ekstrim yang merugikan masyarakat.
"Artinya kita harus bisa menjaga daya beli masyarakat, jaga inflasi, menjaga pertumbuhan, menjaga ketertiban dan jangan membuat kebijakan-kebijakan yang ekstrem terutama yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak yang berpotensi merugikan masyarakat luas yang berpotensi menimbulkan gejolak," ungkapnya.
Dalam sidang tersebut Jokowi juga meminta maaf pada menteri kabinetnya dalam sidang kabinet paripurna terakhir itu.
"Terakhir saya juga ingin memohon maaf kepada bapak ibu semuanya jika dalam 10 tahun ini ada hal-hal yang dirasa kurang berkenan dalam berinteraksi dan ada hal-hal yang kurang maksimal," kata Jokowi.
"Sekali lagi saya ingin mohon maaf yang sebesar-besarnya," tandasnya.
Kepala Negara juga meminta menteri kabinetnya untuk menjaga inflasi serta tidak membuat kebijakan ekstrim yang merugikan masyarakat.
"Artinya kita harus bisa menjaga daya beli masyarakat, jaga inflasi, menjaga pertumbuhan, menjaga ketertiban dan jangan membuat kebijakan-kebijakan yang ekstrem terutama yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak yang berpotensi merugikan masyarakat luas yang berpotensi menimbulkan gejolak," ungkapnya.
Dalam sidang tersebut Jokowi juga meminta maaf pada menteri kabinetnya dalam sidang kabinet paripurna terakhir itu.
"Terakhir saya juga ingin memohon maaf kepada bapak ibu semuanya jika dalam 10 tahun ini ada hal-hal yang dirasa kurang berkenan dalam berinteraksi dan ada hal-hal yang kurang maksimal," kata Jokowi.
"Sekali lagi saya ingin mohon maaf yang sebesar-besarnya," tandasnya.
(maf)