Tama S Langkun Berharap Presiden dan Komisi III DPR Tak Salah Pilih Calon Pimpinan KPK
Kamis, 12 September 2024 - 23:23 WIB
loading...
A
A
A
Ketiga, kemampuan koordinasi dan supervisi. Pimpinan KPK juga harus teruji dalam koordinasi dan supervisi. Langkun mengingatkan bahwa KPK fokus pada kasus-kasus korupsi berskala besar, dan pencegahan di tingkat lokal harus melibatkan Kepolisian dan Kejaksaan yang memiliki struktur hingga ke daerah.
Baca juga: Nurul Ghufron Tak Lolos Seleksi Capim KPK
Keempat, penguatan kelembagaan dan persepsi publik. Keberhasilan pimpinan KPK juga akan bergantung pada kemampuannya dalam memperkuat kelembagaan dan membentuk persepsi publik yang positif terhadap KPK. Langkun mengutip hasil survei Litbang Kompas pada 27 Mei-2 Juni 2024, yang menunjukkan bahwa citra positif KPK saat ini adalah yang terendah di antara lembaga-lembaga lainnya, dengan penilaian positif hanya mencapai 56,1%.
Langkun mengingatkan bahwa tugas pimpinan KPK sangat berat, melampaui sekadar memenjarakan pelaku korupsi. Pimpinan KPK harus memastikan bahwa upaya pencegahan, monitoring, serta koordinasi dan supervisi berjalan selaras dengan upaya penindakan, untuk mengoptimalkan efektivitas lembaga dalam memberantas korupsi.
Baca juga: Nurul Ghufron Tak Lolos Seleksi Capim KPK
Keempat, penguatan kelembagaan dan persepsi publik. Keberhasilan pimpinan KPK juga akan bergantung pada kemampuannya dalam memperkuat kelembagaan dan membentuk persepsi publik yang positif terhadap KPK. Langkun mengutip hasil survei Litbang Kompas pada 27 Mei-2 Juni 2024, yang menunjukkan bahwa citra positif KPK saat ini adalah yang terendah di antara lembaga-lembaga lainnya, dengan penilaian positif hanya mencapai 56,1%.
Langkun mengingatkan bahwa tugas pimpinan KPK sangat berat, melampaui sekadar memenjarakan pelaku korupsi. Pimpinan KPK harus memastikan bahwa upaya pencegahan, monitoring, serta koordinasi dan supervisi berjalan selaras dengan upaya penindakan, untuk mengoptimalkan efektivitas lembaga dalam memberantas korupsi.
(abd)
Lihat Juga :