Menag Yaqut Tepis Mangkir Panggilan Pansus Haji DPR

Rabu, 11 September 2024 - 13:10 WIB
loading...
Menag Yaqut Tepis Mangkir...
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyapa awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2024). FOTO/SINDOnews/ACHMAD AL FIQRI
A A A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyatakan belum pernah menerima surat undangan permintaan keterangan dari Pansus Haji DPR. Pernyataan itu merespons anggota Pansus Haji DPR Marwan Jaffar yang menyebut Menag Yaqut tak pernah hadir dua kali panggilan dari Pansus Haji DPR.

Pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini menghormati pernyataan Marwan. Baginya, pernyataan Marwan telah berdasarkan data dan info yang valid. Apalagi, Marwan merupakan seorang anggota DPR sekaligus anggota Pansus Haji DPR.

"Tetapi sampai saya datang ke sini, nih sampai saya datang ketemu kawan-kawan ini, saya belum pernah mendapatkan surat panggilan itu. Bisa dicek di kesekretariatan kesekjenan DPR kan bisa dicek ya," kata Gus Yaqut saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2024).



Atas dasar itu, Gus Yaqut mengaku tak mengetahui dasar pernyataan Marwan. Ia pun penasaran, Pansus Haji DPR telah melayangkan surat panggilan pada dirinya.

"Apakah benar saya sudah pernah dipanggil dua kali? Karena kok saya belum menerima sampai saya datang kesini nih saya belum pernah menerima nih surat. apakah surat itu tidak sampai ke saya salah alamat atau bagaiaman saya tidak tahu," ucap Gus Yaqut.

Saat disinggung terkait peluang akan hadiri panggilan Pansus Haji DPR Gus Yaqut belum bisa pastikan. Sebagai Menag, ia mengklaim memiliki banyak tugas yang harus dikerjakan.

"Saya akan lihat, karena tugas saya kan juga banyak. Sebagai menteri apalagi Menag, kawan-kawan tahu, banyak sekali ada tugas pendidikan ada tugas keagaamaan, agamanya itu ada enam yang menjadi mandatory Kemenag, belum tugas lain," ucap Gus Yaqut.

Baca juga: Kemenag Siapkan Data dan Dokumen Pendukung Hadapi Pansus Haji

"Tugas sertifikasi halal yang sangat terbatas waktunya, tugas pendidikan yang juga sangat berat banyak sekali tugas tentu kita akan sesuaikan. Toh di mekanisme pansus itu kan boleh penjadwalan ulang atau apa kalau loh ya kalau loh ya," imbuhnya.

Sebelumnya, Anggota Pansus Haji DPR RI Marwan Jaffar menyebut, Gus Yaqut telah tak mengindahkan dua kali undangan Pansus Haji DPR RI. Ia berkata, pihaknya akan menyurati Gus Yaqut agar bisa memghadap Pansus Haji DPR RI.

"Sudah dua kali mangkir. Disurati lagi, kita akan suruh hati lagi untuk mendatangkan Menteri Agama Supaya bisa datang di Pansus untuk memberi keterangan," tutur Marwan kepada wartawan, Selasa (10/9/2024).

Bila Gus Yaqut tak kunjung hadir, Marwan menyerahkan ke Pemerintah. Baginya, masalah Gus Yaqut ini berkaitan dengan etika bernegara. Ia mengingatkan, antarlembaga negara harus saling menghormati.

"Kalau memang tidak ada salah, kenapa gak hadir saja gitu? Kan toh semua akan kita bicarakan secara transparan dan terbuka. Pesiden berhak mengevaluasi keberadaannya, sehingga ini bisa dituntaskan dengan baik," ucap Marwan.

Bila masa sidang habis Gus Yaqut tak kunjung hadir, Marwan berkata, Pansus Haji DPR akan membuat catatan. "Bahwa kesimpulan Pansus dengan catatan bahwa ini tidak pernah hadir dan apa namanya catatan itu menjadi bagian dari konklusi dan kesimpulan dari Pansus haji sendiri," tandasnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Komisi VI DPR: Kenaikan...
Komisi VI DPR: Kenaikan Harga BBM Dilakukan Tiba-tiba, Kami Belum dapat Informasi
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
DPR Awasi Tata Kelola...
DPR Awasi Tata Kelola BGN Buntut Dadan Cs Terjerat Kasus Dugaan Korupsi
Pemeriksaan Lanjutan...
Pemeriksaan Lanjutan Kasus Kuota Haji, Pengacara Gus Yaqut Sebut Tak Ada Konfirmasi Aliran Dana
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Rekomendasi
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Trauma Kematian Anak,...
Trauma Kematian Anak, Tamara Tyasmara Tutup Hati untuk Pacar Baru: Sekarang Harus Selektif!
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Berita Terkini
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved