Cegah Kena Kesehatan Mental, Tunas Bineka Perkuat Karakter Ratusan Pelajar
Sabtu, 24 Agustus 2024 - 19:25 WIB
loading...
A
A
A
Dia berharap, ruang perjumpaan itu bakal mendorong kaum muda menemukan solusi dari permasalahan yang ada melalui empati dan kemampuan berpikir kritis. Solusi yang dihasilkan sifatnya mengayomi semua pihak dan menguatkan sikap toleransi dan kepentingan bersama.
Seperti diketahui, Scholas Occurrentes yang hadir di Indonesia berkat dukungan 5P Global Movement. Sebuah inisiatif global yang didirikan oleh pengusaha dan filantropi Indonesia Arsjad Rasjid bersama Paus Fransiskus. Selain di Jakarta, bersama Tunas Bineka, Scholas Occurrentes hadir juga di Bali, Lombok, dan Labuan Bajo.
“Kami berterima kasih atas dukungan Kemendikbudristek dan juga 5P Global Movement. Kami telah diberi kesempatan untuk membagikan pengalaman, terutama mewariskan nilai-nilai yang dibawa Paus Fransiskus terkait dialog universal melalui Tunas Bineka. Sebuah kehormatan bagi kami untuk ada di Indonesia,” tandasnya. Baca juga: Rekrutmen Pengajar Praktik Program Guru Penggerak Angkatan 12 Dibuka, Ini Infonya
Kemendikbudristek menyambut baik kolaborasi dengan Scholas Occurrentes melalui program Tunas Bineka ini. Hal ini sejalan dengan gerakan Merdeka Belajar yang merupakan filosofi dari Ki Hadjar Dewantara, untuk menekankan semangat kemandirian pelajar dalam memecahkan berbagai masalah.
”Program ini akan memperkuat karakter para pelajar untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Program ini juga sejalan dengan semboyan bangsa Indonesia, yaitu Bhineka Tunggal Ika,” katanya.
Seperti diketahui, Scholas Occurrentes yang hadir di Indonesia berkat dukungan 5P Global Movement. Sebuah inisiatif global yang didirikan oleh pengusaha dan filantropi Indonesia Arsjad Rasjid bersama Paus Fransiskus. Selain di Jakarta, bersama Tunas Bineka, Scholas Occurrentes hadir juga di Bali, Lombok, dan Labuan Bajo.
“Kami berterima kasih atas dukungan Kemendikbudristek dan juga 5P Global Movement. Kami telah diberi kesempatan untuk membagikan pengalaman, terutama mewariskan nilai-nilai yang dibawa Paus Fransiskus terkait dialog universal melalui Tunas Bineka. Sebuah kehormatan bagi kami untuk ada di Indonesia,” tandasnya. Baca juga: Rekrutmen Pengajar Praktik Program Guru Penggerak Angkatan 12 Dibuka, Ini Infonya
Kemendikbudristek menyambut baik kolaborasi dengan Scholas Occurrentes melalui program Tunas Bineka ini. Hal ini sejalan dengan gerakan Merdeka Belajar yang merupakan filosofi dari Ki Hadjar Dewantara, untuk menekankan semangat kemandirian pelajar dalam memecahkan berbagai masalah.
”Program ini akan memperkuat karakter para pelajar untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Program ini juga sejalan dengan semboyan bangsa Indonesia, yaitu Bhineka Tunggal Ika,” katanya.
(poe)
Lihat Juga :