Cegah Kena Kesehatan Mental, Tunas Bineka Perkuat Karakter Ratusan Pelajar

Sabtu, 24 Agustus 2024 - 19:25 WIB
loading...
Cegah Kena Kesehatan...
Tunas Bineka menggelar program penguatan karakter yang diikuti oleh 200 pelajar dari berbagai latar belakang berbeda. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Temu Unjuk Kolaborasi Siswa Bineka (Tunas Bineka) menggelar program penguatan karakter yang diikuti oleh 200 pelajar dari berbagai latar belakang berbeda. Tunas Bineka merupakan program kolaborasi antara Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kemendikbudristek dan Scholas Occurrentes, institusi di bawah naungan Vatikan .

Kesehatan mental (mental health) menjadi masalah utama generasi muda Indonesia saat ini. Kebiasaan dan lingkungan yang buruk menyebabkan kaum muda kehilangan kepercayaan diri, perundungan oleh senior di sekolah, kekerasan dan kenakalan remaja, serta literasi digital yang rendah.

Tujuan utama program ini adalah mempertebal semangat mencintai keberagaman. ”Juga menemukan solusi dari berbagai tantangan yang harus dihadapi oleh anak-anak muda generasi berkebinekaan global,” kata Scholas Occurrentes Coordinator Wilayah Southern Cone, Natalin Faravelli dalam siaran pers, Sabtu (24/8/2024). Baca juga: Gen Z Lebih Rentan Kena Mental di Dunia Kerja, Dokter Jiwa Ungkap Penyebabnya

Kaum muda dari berbagai latar belakang dilatih untuk mengidentifikasi permasalahan di sekitar. sekaligus menghasilkan solusi secara bersama-sama dengan menggunakan kemampuan berpikir kritis, menghargai perbedaan sudut pandang, dan menggunakan rasa empati.

Inisiatif ini didedikasikan untuk mendengarkan aspirasi kaum muda secara inklusif. Tunas Bineka mengundang kaum muda dari berbagai latar belakang, baik agama, suku, ras untuk berkumpul bersama.

”Melalui program pendampingan yang menyenangkan, seperti menggambar, teater, dan games, aspirasi mereka terungkap sesuai dengan apa yang mereka rasakan,” ujarnya.

Kepala Puspeka Kemendikbudristek Rusprita Putri Utami mengatakan, pemilihan pelajar dengan latar belakang yang berbeda menjadi bagian penting dari program Tunas Bineka. Para peserta diharapkan mampu memahami permasalahan yang ada dengan memperhatikan perbedaan persepsi karena latar belakang yang berbeda tersebut.

Dia berharap, ruang perjumpaan itu bakal mendorong kaum muda menemukan solusi dari permasalahan yang ada melalui empati dan kemampuan berpikir kritis. Solusi yang dihasilkan sifatnya mengayomi semua pihak dan menguatkan sikap toleransi dan kepentingan bersama.

Seperti diketahui, Scholas Occurrentes yang hadir di Indonesia berkat dukungan 5P Global Movement. Sebuah inisiatif global yang didirikan oleh pengusaha dan filantropi Indonesia Arsjad Rasjid bersama Paus Fransiskus. Selain di Jakarta, bersama Tunas Bineka, Scholas Occurrentes hadir juga di Bali, Lombok, dan Labuan Bajo.

“Kami berterima kasih atas dukungan Kemendikbudristek dan juga 5P Global Movement. Kami telah diberi kesempatan untuk membagikan pengalaman, terutama mewariskan nilai-nilai yang dibawa Paus Fransiskus terkait dialog universal melalui Tunas Bineka. Sebuah kehormatan bagi kami untuk ada di Indonesia,” tandasnya. Baca juga: Rekrutmen Pengajar Praktik Program Guru Penggerak Angkatan 12 Dibuka, Ini Infonya

Kemendikbudristek menyambut baik kolaborasi dengan Scholas Occurrentes melalui program Tunas Bineka ini. Hal ini sejalan dengan gerakan Merdeka Belajar yang merupakan filosofi dari Ki Hadjar Dewantara, untuk menekankan semangat kemandirian pelajar dalam memecahkan berbagai masalah.

”Program ini akan memperkuat karakter para pelajar untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Program ini juga sejalan dengan semboyan bangsa Indonesia, yaitu Bhineka Tunggal Ika,” katanya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
Nadiem Berharap Divonis...
Nadiem Berharap Divonis Bebas Murni di Kasus Chromebook
Respons Pleidoi Nadiem,...
Respons Pleidoi Nadiem, Jaksa: Tidak Berdasarkan Fakta Persidangan
Aktivis hingga Eks Pimpinan...
Aktivis hingga Eks Pimpinan KPK Serahkan Amicus Curiae Perkara Korupsi Chromebook
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah...
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Dorong Kader Rebut Ruang Strategis Bangsa
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Wujudkan Ruang Aman...
Wujudkan Ruang Aman bagi Anak, Ibu-Ibu di Bajawa Dibekali Edukasi Pengasuhan dan Kesehatan
Rekomendasi
Cerita Nurma, dari Belajar...
Cerita Nurma, dari Belajar di Perpustakaan hingga Malam Kini Bisa Kuliah Gratis di UGM
Pemain Inggris Tolak...
Pemain Inggris Tolak Jabat Tangan Thomas Partey di Piala Dunia 2026
Ronaldo Tulis Sejarah...
Ronaldo Tulis Sejarah di Piala Dunia yang Sulit Disamai Messi
Berita Terkini
Pakar Nilai Penggeledahan...
Pakar Nilai Penggeledahan Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Sesuai Aturan
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Infografis
Pesawat Airbus A400M...
Pesawat Airbus A400M Mendarat di Lanud Halim, Perkuat Armada Tempur TNI AU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved