Said Iqbal Minta DPR Jangan Bersilat Lidah: KPU Tidak Berpolitik
Jum'at, 23 Agustus 2024 - 22:01 WIB
loading...
Presiden Partai Buruh, Said Iqbal meminta agar DPR tak bersilat lidah soal Putusan MK Nomor 60. Begitu juga KPU, untuk tidak takut menerbitkan PKPU baru. Foto/SINDOnews/Refi Sandi
A
A
A
JAKARTA - Presiden Partai Buruh, Said Iqbal meminta agar DPR tak bersilat lidah soal Putusan MK Nomor 60. Begitu juga KPU, untuk tidak takut menerbitkan PKPU baru serta jangan berpolitik.
"Kami ingatkan DPR jangan bersilat lidah, jangan tampilkan sifat pengecut dan penakut. Perintahkan KPU, secarik kertas kah atau apapun (putusan resmi), terpenting putusan DPR yang menyatakan PKPU wajib disahkan sesuai Putusan MK Nomor 60," kata Said Iqbal, Jumat (23/8/2024).
Menurutnya, KPU diminta tak berdalih ataupun ketakutan anggarannya bakal dipermasalahkan DPR hingga membuat KPU sampai saat ini belum menerbitkan PKPU Baru sesuai Putusan MK Nomor 60. KPU pun diminta tak berpolitik sampai harus menunda-nunda penerbitan PKPU Baru tersebut.
"MK katakan konsultasi diperlukan tapi tak mengikat, KPU jangan berdalih ketakutan anggaran akan dipersoalkan DPR, memangnya uang DPR? Uang rakyat kok, uang negara, kenapa KPU takut, ada apa KPU? Jangan KPU ikutan berpolitik," tuturnya.
Baca juga: Demo Tolak RUU Pilkada di DPR, Mahasiswa Bakar Ban hingga Poster
"Kami ingatkan DPR jangan bersilat lidah, jangan tampilkan sifat pengecut dan penakut. Perintahkan KPU, secarik kertas kah atau apapun (putusan resmi), terpenting putusan DPR yang menyatakan PKPU wajib disahkan sesuai Putusan MK Nomor 60," kata Said Iqbal, Jumat (23/8/2024).
Menurutnya, KPU diminta tak berdalih ataupun ketakutan anggarannya bakal dipermasalahkan DPR hingga membuat KPU sampai saat ini belum menerbitkan PKPU Baru sesuai Putusan MK Nomor 60. KPU pun diminta tak berpolitik sampai harus menunda-nunda penerbitan PKPU Baru tersebut.
"MK katakan konsultasi diperlukan tapi tak mengikat, KPU jangan berdalih ketakutan anggaran akan dipersoalkan DPR, memangnya uang DPR? Uang rakyat kok, uang negara, kenapa KPU takut, ada apa KPU? Jangan KPU ikutan berpolitik," tuturnya.
Baca juga: Demo Tolak RUU Pilkada di DPR, Mahasiswa Bakar Ban hingga Poster
Lihat Juga :