Tepis Isu DPR Tawarkan Kerja Sama Giring Opini RUU Pilkada, Achmad Baidowi: Buktinya Saya Diserang Buzzer
Jum'at, 23 Agustus 2024 - 14:51 WIB
loading...
Wakil Ketua Baleg DPR Achmad Baidowi membantah kabar Biro Media DPR menawarkan kerja sama kepada influencer untuk giring opini publik terhadap RUU Pilkada. FOTO/DOK.MPI
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Achmad Baidowi membantah kabar Biro Media DPR menawarkan kerja sama kepada influencer untuk giring opini publik terhadap RUU Pilkada. Ia pun meminta diusut bila kabar itu benar.
"Tidak ada. Tidak ada. Tidak ada. Dan kalau itu bener harus diusut. Tidak bener. Tidak ada apalagi pimpinan Baleg untuk buzzer -buzzeran itu tidak ada," kata pria yang akrab disapa Awiek saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (23/8/2024).
Awiek mengaku telah diserang buzzer. Untuk itu, politikus PPP ini membantah adanya pengerahan buzzer untuk menggiring opini terhadap RUU Pilkada.
Baca juga: Jimly Asshiddiqie: DPR Batal Sahkan RUU Pilkada, Kaesang Tak Bisa Maju Pilgub
"Ya buktinya saya diserang buzzer, ya biasa aja kan. Jadi tidak ada anggota DPR menganggarkan untuk buzzer. Saya juga tadi di WA itu, kaget juga saya kok ada yang mengatasnamakan Biro Media itu apa," tutur Awiek.
Awiek menjelaskan, segala aspirasi publik terhadap RUU Pilkada itu merupakan hal biasa. Ia menilai segala aspirasi harus didengarkan dan tidak perlu untuk diserang.
"Tidak ada. Tidak ada. Tidak ada. Dan kalau itu bener harus diusut. Tidak bener. Tidak ada apalagi pimpinan Baleg untuk buzzer -buzzeran itu tidak ada," kata pria yang akrab disapa Awiek saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (23/8/2024).
Awiek mengaku telah diserang buzzer. Untuk itu, politikus PPP ini membantah adanya pengerahan buzzer untuk menggiring opini terhadap RUU Pilkada.
Baca juga: Jimly Asshiddiqie: DPR Batal Sahkan RUU Pilkada, Kaesang Tak Bisa Maju Pilgub
"Ya buktinya saya diserang buzzer, ya biasa aja kan. Jadi tidak ada anggota DPR menganggarkan untuk buzzer. Saya juga tadi di WA itu, kaget juga saya kok ada yang mengatasnamakan Biro Media itu apa," tutur Awiek.
Awiek menjelaskan, segala aspirasi publik terhadap RUU Pilkada itu merupakan hal biasa. Ia menilai segala aspirasi harus didengarkan dan tidak perlu untuk diserang.
Lihat Juga :