Memperingati Haul 86 Tahun Wage Rudolf Soepratman di TMP Surabaya
Minggu, 18 Agustus 2024 - 07:46 WIB
loading...
A
A
A
Terkait situasi terkini bangsa Indonesia dapat memiliki berbagai karakter dan usia pemimpin bangsa, namun lagu kebangsaan Indonesia tetap Indonesia Raya.
“Harapan kami dalam haul ini seluruh elemen masyarakat yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan Haul WR Soepratman mengharapkan kepemimpinan bangsa yang bukan hanya sekadar menjadi figur tetapi juga menjadi pahlawan bagi masa-masa sulit saat ini, bukan seperti kisah Petruk Dadi Ratu, sebuah kisah klasik karya Tjan Tjoe Han pada tahun 1932 yang menjadi sebuah otokritik bagi pemerintahan yang sugih mblegedhu rakyate dhedel dhuwel kabeh,” ujar Ketua Umum Yayasan Wage Rudolf Soepratman Budi Harry, Minggu (18/8/2024).
Lagu Indonesia Raya 3 stanza menjadi sebuah antithesis bagi kisah Petruk Dadi Ratu di mana di dalam baitnya tercantum doa dan harapan bangsa Indonesia membangun jiwa dan badan untuk Indonesia Raya, kesadaran hati dan budi untuk Indonesia Raya demi kemajuan Indonesia Raya.
“Kami mengucapkan terima kasih untuk teman-teman sebangsa setanah air yang telah meluangkan waktunya berpartisipasi dalam Upacara Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 79 dan Haul WR Soepratman ke 86. Saya ucapkan selamat kepada anggota legislatif terpilih di DPR dan DPRD, serta kepada Presiden dan Wakil Presiden Terpilih. Semoga misi membangun jiwa dan badan serta membangun kesadaran hati demi kemajuan Indonesia Raya menuju Indonesia Emas tercapai,” kata Budi.
“Harapan kami dalam haul ini seluruh elemen masyarakat yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan Haul WR Soepratman mengharapkan kepemimpinan bangsa yang bukan hanya sekadar menjadi figur tetapi juga menjadi pahlawan bagi masa-masa sulit saat ini, bukan seperti kisah Petruk Dadi Ratu, sebuah kisah klasik karya Tjan Tjoe Han pada tahun 1932 yang menjadi sebuah otokritik bagi pemerintahan yang sugih mblegedhu rakyate dhedel dhuwel kabeh,” ujar Ketua Umum Yayasan Wage Rudolf Soepratman Budi Harry, Minggu (18/8/2024).
Lagu Indonesia Raya 3 stanza menjadi sebuah antithesis bagi kisah Petruk Dadi Ratu di mana di dalam baitnya tercantum doa dan harapan bangsa Indonesia membangun jiwa dan badan untuk Indonesia Raya, kesadaran hati dan budi untuk Indonesia Raya demi kemajuan Indonesia Raya.
“Kami mengucapkan terima kasih untuk teman-teman sebangsa setanah air yang telah meluangkan waktunya berpartisipasi dalam Upacara Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 79 dan Haul WR Soepratman ke 86. Saya ucapkan selamat kepada anggota legislatif terpilih di DPR dan DPRD, serta kepada Presiden dan Wakil Presiden Terpilih. Semoga misi membangun jiwa dan badan serta membangun kesadaran hati demi kemajuan Indonesia Raya menuju Indonesia Emas tercapai,” kata Budi.
(jon)
Lihat Juga :