Membumikan IKN Sepenuh Hati

Minggu, 18 Agustus 2024 - 06:05 WIB
loading...
A A A
Namun komitmen Prabowo masih sebatas di lisan. Soal kapan tekad dan komitmen itu terealisasikan belum ada kepastian. Publik benar-benar menunggu kesungguhan Prabowo akan masa depan IKN, sebab selama ini selalu memicu perdebatan yang seolah tak berkesudahan.

Sementara di level ASN, isu kepindahan ke Bumi Nusantara juga belum menjadi sesuatu yang keren alias membanggakan. Sebaliknya, IKN seolah masih menjadi momok. Pemerintah lewat Kementerian PAN RB memang telah menata skema dan skenario penempatan. Namun siapa saya yang berangkat berikut kepastian waktu juga belum pernah clear.

Melihat Upacara HUT ke-79 RI yang akhirnya bisa terealisasi di IKN, publik memang memberikan apresiasi dan rekognisi atas kehebatan Presiden Jokowi. Namun diyakini atau tidak, IKN saat ini masih terlihat sebatas ambisi Jokowi. Bagi khalayak, IKN baru berkutat pada wilayah imajinasi, belum sepenuhnya menyentuh hati.

Situasi ini sepertinya juga sudah ditangkap oleh Jokowi sendiri. Menyadari banyak pihak berbalik arah maupun masih ragu, Jokowi berulang kali mengecek IKN sambil memboyong puluhan orang berpengaruh. Mulai dari menteri, pimpinan media, pengusaha, artis, influencer hingga politisi. Dalam perspektif komunikasi publik, Jokowi tentu tidak sekadar menjadikan mereka sebagai simbol untuk validasi atas kebijakannya. Lebih dari itu, kehadiran para pesohor itu diharapkan menciptakan kognitif baru bahwa IKN benar-benar urgen dan harus beroperasi.

Berpijak fakta di atas, membumikan IKN agar masuk ke benak dan relung hati rakyat jelas bukan pekerjaan mudah. Ini tentu berpulang dari lahirnya kebijakan IKN sendiri yang belum memiliki representasi kuat di mata rakyat. Seperti diketahui, isu IKN kian mengemuka di era kepemimpinan Jokowi periode kedua. Tak butuh lama, Jokowi berhasil mengonsolidasikan rencananya itu dengan taktis di DPR.

Kendati sempat ada penolakan dari sejumlah fraksi, namun semua mudah teratasi. Regulasi pun dikebut demi mengejar target realisasi. Pada April 2019, Jokowi memutuskan bahwa IKN keluar dari Pulau Jawa, bukan di Jonggol, Jawa Barat seperti yang muncul era Presiden Soeharto atau Palangkaraya, Kalimantan Tengah di masa Presiden Soekarno. IKN bahkan dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Namun, dukungan untuk Jokowi ini sejatinya belum sepenuhnya bulat. Rakyat sebagai pemilik negeri ini seolah tak disapa sepenuh hati untuk mengetahui sejauhmana urgensi IKN harus berdiri. DPR pun belum cukup sebagai simbol deliberasi atau untuk mewakili isi kebatinan publik. Kesenjangan inilah yang membuat publik seperti dikatakan Leon Festinger, psikolog sosial AS, mengalami disonansi kognitif. Publik tak mendapatkan alasan kuat. Yang terjadi, kebenaran akan isu IKN datang dari berbagai perspektif, bukan langsung dari sumber inti. Masih ada celah besar antara idealitas publik dengan realitas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putusan MK soal Jakarta...
Putusan MK soal Jakarta Ibu Kota Negara, DPR: Proyek IKN Tetap Jalan, tapi Harus Lebih Realistis
Ibu Kota Negara di Jakarta...
Ibu Kota Negara di Jakarta Konstitusional, Bagaimana Nasib IKN?
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Otorita IKN: Pemindahan Ibu Kota Negara Tunggu Keppres
Ketum GIM Dukung Putusan...
Ketum GIM Dukung Putusan MK Tetapkan Jakarta Masih Ibu Kota Negara
Gugatan UU IKN Ditolak...
Gugatan UU IKN Ditolak MK Pertegas Ibu Kota Negara Tetap Jakarta
Presiden Tanda Tangani...
Presiden Tanda Tangani Desain Kawasan Legislatif-Yudikatif IKN, Ditarget Selesai 2027
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Rekomendasi
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Sahroni Geram: Negara Tidak Boleh Kalah dari Pelaku Kriminal!
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Gus Falah: Ancaman Serius terhadap Supremasi Hukum
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Berita Terkini
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Deklarasi Kebangsaan,...
Deklarasi Kebangsaan, Gabungan Aliansi BEM Nasional Serukan 5 Tuntutan
Infografis
Lauren Sanchez, Jurnalis...
Lauren Sanchez, Jurnalis dan Pilot yang Taklukkan Hati Jeff Bezos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved