Membumikan IKN Sepenuh Hati

Minggu, 18 Agustus 2024 - 06:05 WIB
loading...
A A A
Persoalan mendasar lain yang membuat IKN ini sulit membumi adalah pengerjaan proyek ini terlalu cepat. Artinya, antara kesiapan kognitif, psikologis dan mental publik tidak berbanding lurus dengan kesiapan pembangunan fisik. Maka yang terjadi, langkah Jokowi ini ibarat orang tua yang ngotot membangunkan rumah bagi anaknya, namun kurang bergayung sambut lantaran sang anak tak pernah diajak rembukan secara matang. Anak puk menjadi tak antusias untuk menempati karena tidak ada panggilan hati sama sekali.

Jika fenomena ini benar terjadi, dikhawatirkan IKN ke depan hanyalah sebatas bangunan-bangunan fisik yang minim interaksi dan kepedulian dengan penghuninya. Masalahnya ada pengabaian politik (political ignorance) atas hak kebutuhan publik, termasuk hak masyarakat adat setempat.Bahkan lebih miris lagi, jika hal ini tak diantisipasi dini, IKN akan menjadi proyek mangkrak dan merugi. Anggaran triliunan rupiah yang digelontorkan secepat kilat di tempat ini pun tak memberikan manfaat berarti.

Bangsa ini telah memiliki sederet pengalaman pahit dengan banyaknya proyek nasional yang mangkrak akibat tingginya ambisi dan mimpi lantaran tak diimbangi dengan keseriusan serta partisipasi publik. Megaproyek Hambalang di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Jakarta Monorail era Megawati Soekarnoputri menjadi contoh nyata di antaranya. Jangan sampai, kerugian besar bangsa ini terulang. Lebih-lebih akibat kebijakan yang dibuat kurang matang dan penyimpangan.

Upacara HUT ke-79 RI di IKN adalah sangat bersejarah, monumental dan sekaligus titik awal (starting point) untuk keberlanjutan proyek ini hingga benar-benar tuntas. Di balik megahnya bangunan-bangunan, IKN jelas mengandung tujuan yang mendalam. Ada pemerataan, ketersambungan, keadilan, kesejahteraan dan misi mulia lainnya sebagaimana yang dimimpikan Presiden Soekarno pada 17 Juli 1957 lalu. Maka, upacara untuk memeringati Kemerdekaan RI jangan sampai sebatas seremoni atau memuarakan kekaguman. Jangan sampai habis acara yang gemebyar itu, IKN kembali sepi dan tak diketahui kapan akan bergeliat lagi.

Di depan mata, ada pekerjaan besar semua elemen bangsa untuk mengokohkan kesadaran, membulatkan tekad dalam mewujudkan Nusantara menjadi ibu kota negara yang milik bersama. Delapan prinsip yang menjadi pijakan utama konsep 'Smart City' pembangunan IKN bukanlah kalimat-kalimat imajinatif semata. Prinsip seperti desain sesuai kondisi alam, Bhinneka Tunggal Ika, terhubung aktif dan mudah diakses, rendah emisi karbon, sirkuler dan tangguh, aman dan terjangkau, kenyamanan dan efisiensi melalui teknologi, dan peluang ekonomi untuk semua adalah membutuhkan kerja-kerja nyata, partisipatif dan kolaboratif.

Dengan kerja dan representasi bersama, IKN diharapkan memunculkan objektifikasi yang lebih bermakna dan mengakar kuat di benak publik. IKN pun bukan lagi kental soal ambisi pribadi atau kepentingan elite, namun berubah menjadi milik bersama. Karena di dalamnya ada tujuan kolektif yang realisasinya butuh kerja-kerja partisipatif dan sepenuh hati.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putusan MK soal Jakarta...
Putusan MK soal Jakarta Ibu Kota Negara, DPR: Proyek IKN Tetap Jalan, tapi Harus Lebih Realistis
Ibu Kota Negara di Jakarta...
Ibu Kota Negara di Jakarta Konstitusional, Bagaimana Nasib IKN?
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Otorita IKN: Pemindahan Ibu Kota Negara Tunggu Keppres
Ketum GIM Dukung Putusan...
Ketum GIM Dukung Putusan MK Tetapkan Jakarta Masih Ibu Kota Negara
Gugatan UU IKN Ditolak...
Gugatan UU IKN Ditolak MK Pertegas Ibu Kota Negara Tetap Jakarta
Presiden Tanda Tangani...
Presiden Tanda Tangani Desain Kawasan Legislatif-Yudikatif IKN, Ditarget Selesai 2027
Jenderal Sigit Bentuk...
Jenderal Sigit Bentuk Polresta Baru Khusus di IKN, Dijabat AKBP Supriyanto
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Rekomendasi
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
Benturan Dua Kutub Komedi:...
Benturan Dua Kutub Komedi: Pandji Pragiwaksono Bertemu Cing Abdel dalam ‘Bold n Bald Versus Show’
Bertahun-Tahun Punya...
Bertahun-Tahun Punya Kebiasaan Ini, Axelo Ngaku Jempolnya Sempat Berbeda
Berita Terkini
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
KDKMP Bakal Jadi Pusat...
KDKMP Bakal Jadi Pusat Ekonomi Desa, Mendes: 80% Penghasilan Dikembalikan ke Masyarakat
Tuntas Verifikasi Laporan...
Tuntas Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli, KPK: Hasil Hanya Disampaikan ke Pelapor
Kejagung Tunjuk 9 Eks...
Kejagung Tunjuk 9 Eks Jaksa KPK Tangani Kasus Febrie, Pakar: Harus Jawab Harapan Masyarakat
Wakili 11,7 Juta Suara...
Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved