Waka BRIN Sebut Smart Greenhouse Bantu Petani Optimalkan Proses Budidaya
Jum'at, 16 Agustus 2024 - 11:11 WIB
loading...
Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Amarulla Octavian meninjau pembangunan Smart Greenhouse di Palangkaraya, Kalimantan Tengah,
A
A
A
JAKARTA - Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Amarulla Octavian meninjau pembangunan Smart Greenhouse di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis, 15 Agustus 2024.
Dalam kunjungannya, Waka BRIN didampingi, Kepala Pusat Riset Tanaman Pangan Yudhistira Nugraha, Kepala Pusat Riset Holtikultura Dwinita Wikan Utami. Kepala Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi Asep Hidayat. Termasuk Kepala Pusat Riset Sistem Produksi Berkelanjutan dan Penilaian Daur Hidup Nugroho Adi Sasongko, beserta 8 periset lainnya.
Kedatangan Waka BRIN disambut langsung Staf Ahli Gubernur Kalteng Yuas Elko, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Peternakan Sunarti, dan Kepala Bappedalitbang Leonard Ampung.
Baca juga: Tinjau Pengolahan Timah, Waka BRIN Percepat Teknologi Ekstraksi Logam Tanah Jarang
Waka BRIN menjelaskan, pembangunan 5 unit Smart Greenhouse masing-masing berukuran 30 X 50 meter dirancang menggunakan model Smart Farming yang menggabungkan berbagai teknologi canggih seperti Internet of Things, sensor, robotika, dan analitik data untuk memantau dan mengontrol pupuk, pembenah tanah, dan irigasi secara lebih efisien dan efektif.
Dalam kunjungannya, Waka BRIN didampingi, Kepala Pusat Riset Tanaman Pangan Yudhistira Nugraha, Kepala Pusat Riset Holtikultura Dwinita Wikan Utami. Kepala Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi Asep Hidayat. Termasuk Kepala Pusat Riset Sistem Produksi Berkelanjutan dan Penilaian Daur Hidup Nugroho Adi Sasongko, beserta 8 periset lainnya.
Kedatangan Waka BRIN disambut langsung Staf Ahli Gubernur Kalteng Yuas Elko, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Peternakan Sunarti, dan Kepala Bappedalitbang Leonard Ampung.
Baca juga: Tinjau Pengolahan Timah, Waka BRIN Percepat Teknologi Ekstraksi Logam Tanah Jarang
Waka BRIN menjelaskan, pembangunan 5 unit Smart Greenhouse masing-masing berukuran 30 X 50 meter dirancang menggunakan model Smart Farming yang menggabungkan berbagai teknologi canggih seperti Internet of Things, sensor, robotika, dan analitik data untuk memantau dan mengontrol pupuk, pembenah tanah, dan irigasi secara lebih efisien dan efektif.
Lihat Juga :