Lawan Judi Online, Inacash Bakal Blokir Transaksi Mencurigakan

Kamis, 15 Agustus 2024 - 19:04 WIB
loading...
Lawan Judi Online, Inacash...
Maraknya judi online selain mengancam stabilitas sosial juga berpotensi merusak ekosistem digital. Foto ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Maraknya judi online selain mengancam stabilitas sosial juga berpotensi merusak ekosistem digital. Menyadari dampak negatif dari fenomena ini. Sebagai platform pembayaran digital, Inacash mengambil langkah tegas dengan bergabung dalam upaya global melawan perjudian online.

Direktur & Founder PT Inacash Lentera Teknologi Feby M Faisal mengatakan, Inacash memahami perjudian online bukan hanya masalah individual, tetapi juga masalah sosial yang kompleks. Pengguna yang terjerat dalam praktik ini sering kali mengalami kerugian finansial yang signifikan yang pada akhirnya dapat berdampak buruk pada kualitas hidup mereka.

Selain itu, perjudian online juga sering kali terkait dengan aktivitas ilegal lainnya, seperti pencucian uang dan penipuan, yang merugikan banyak pihak. Untuk menciptakan ekosistem digital yang sehat dan aman, Inacash memperketat kebijakan internalnya terkait transaksi yang terkait dengan perjudian online.

Baca juga: Berantas Judi Online, OJK Siapkan Sanksi buat Bank 'Nakal'

Inacash tidak hanya menolak transaksi yang terindikasi sebagai bagian dari perjudian online, tetapi juga bekerja sama dengan mitra industri untuk mendeteksi dan memblokir aktivitas yang mencurigakan.

”Langkah ini diambil untuk melindungi pengguna dari risiko finansial dan menjaga integritas platform Inacash sebagai penyedia layanan pembayaran yang terpercaya,” ujarnya, Kamis (15/8/2024).

Baca juga: Benny Rhamdani Tak Bisa Ungkap Sosok T, Kabareskrim: Kalau Nggak Tahu Jangan Ngomong
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
Harkitnas 2026 Jadi...
Harkitnas 2026 Jadi Alarm Ancaman Generasi Muda, dari AI hingga Judi Online
3,4 Juta Situs Judi...
3,4 Juta Situs Judi Online Telah Diblokir sejak Oktober 2024 hingga Mei 2026
MUI Minta Komdigi Blokir...
MUI Minta Komdigi Blokir dan Perketat Pengawasan Akses Platform Judi Online
200 Ribu Anak Terpapar...
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, 80 Ribu di Antaranya di Bawah 10 Tahun
Polisi Usut Penyandang...
Polisi Usut Penyandang Dana hingga Penyewa Gedung Hayam Wuruk yang Jadi Markas Judi Online
Kemudahan Digital Jadi...
Kemudahan Digital Jadi Bagian dari Gaya Hidup Modern
Rebranding CashUP Menandai...
Rebranding CashUP Menandai Era Baru Ekosistem Teknologi dan Pembayaran
Pembayaran Pajak Kendaraan...
Pembayaran Pajak Kendaraan di NTT Kini Dilakukan secara Digital
Rekomendasi
Kuasa Hukum Erin Wartia...
Kuasa Hukum Erin Wartia Kritik Komisi III DPR: Jangan Hanya Dengar Satu Pihak
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Berita Terkini
Sony Sanjaya Tulis Pesan...
Sony Sanjaya Tulis Pesan untuk Kepala BGN Nanik S Deyang Sebelum Ditahan, Apa Isinya?
KPK Segel Rumah Wamen...
KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim
Dadan Hindayana Cs Tersangka...
Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi, Politikus PDIP Sebut Bolak-balik Singgung Kelemahan Tata Kelola MBG
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Kasus Pemerasan Ratusan Miliar
Silmy Karim dan 7 Orang...
Silmy Karim dan 7 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pengurusan Dokumen Keimigrasian
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved