Stafsus Presiden Diaz Hendropriyono: Energi Nuklir Opsi untuk Turunkan Emisi Karbon
Rabu, 14 Agustus 2024 - 10:20 WIB
loading...
Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono menyebut nuklir bisa menjadi opsi dalam upaya menurunkan emisi karbon. Sebab, biaya penggunaan energi nuklir cukup murah. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono menyebut nuklir bisa menjadi opsi dalam upaya menurunkan emisi karbon. Sebab, biaya penggunaan energi nuklir cukup murah.
Hal itu disampaikan Diaz saat memberikan kuliah umum di Sekolah Pasca Sarjana Universitas Diponegoro (Undip) yang mengangkat tema “Dangerous Humans: Towards Zero eMissions”.
Kuliah umum ini membahas bagaimana dampak pemanasan global dan perubahan iklim yang semakin sering dirasakan saat ini menuntut perubahan signifikan perilaku manusia serta dibutuhkan inovasi-inovasi agar aktivitas manusia menuju ke arah minim emisi.
Baca juga: Transisi ke Energi Hijau, FKS Group Pasang Panel Surya untuk Tekan Emisi Karbon
Diaz menyebut upaya negara-negara merespons pemanasan global dengan target penurunan emisi masih belum cukup untuk mencapai target Perjanijan Paris. Untuk membatasi pemanasan global di tingkat 1,5o C atau setidaknya 2o C, setiap negara dibutuhkan untuk mengurangi emisi hingga 43%.
Hal itu disampaikan Diaz saat memberikan kuliah umum di Sekolah Pasca Sarjana Universitas Diponegoro (Undip) yang mengangkat tema “Dangerous Humans: Towards Zero eMissions”.
Kuliah umum ini membahas bagaimana dampak pemanasan global dan perubahan iklim yang semakin sering dirasakan saat ini menuntut perubahan signifikan perilaku manusia serta dibutuhkan inovasi-inovasi agar aktivitas manusia menuju ke arah minim emisi.
Baca juga: Transisi ke Energi Hijau, FKS Group Pasang Panel Surya untuk Tekan Emisi Karbon
Diaz menyebut upaya negara-negara merespons pemanasan global dengan target penurunan emisi masih belum cukup untuk mencapai target Perjanijan Paris. Untuk membatasi pemanasan global di tingkat 1,5o C atau setidaknya 2o C, setiap negara dibutuhkan untuk mengurangi emisi hingga 43%.
Lihat Juga :