Cabup Mimika dari Perindo Maximus Tipagau Janji Tingkatkan Hidup Masyarakat Asli Papua

Jum'at, 09 Agustus 2024 - 16:57 WIB
loading...
Cabup Mimika dari Perindo...
Bakal Calon Bupati Kabupaten Mimika periode 2024-2029 Maximus Tipagau dan Calon Wakil Bupati Mimika Peggi Patricia Pattipi. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Kehidupan masyarakat asli Papua dinilai harus terus ditingkakan agar bisa merata dengan penduduk Indonesia lainnya. Kehidupan orang Papua ini berkaitan juga dengan kemiskinan dengan ketimpangan kesejahteraan yang terjadi antara daerah-daerah lainnya di Indonesia.

Pandangan ini merupakan bagian dari komitmen Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Mimika, Maximus Tipagau . Dia mengemukakan visinya sebagai bakal Calon Bupati Kabupaten Mimika periode 2024-2029.

Baca juga: Didukung Partai Perindo, Cabup Maximus Tipagau Bakal Jadikan Mimika Kota Industri

Diakuinya, Kabupaten Mimika memiliki potensi ekonomi yang besar. Namun menurutnya, realitas di lapangan menunjukkan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait dengan kemiskinan dan ketimpangan kesejahteraan masyarakat asli Papua.

"Kabupaten Mimika ini kaya sekali, tetapi sayangnya kemiskinan masih menjadi masalah utama," ujar Maximus di Jakarta, Jumat (9/8/2024).

Dia menjelaskan meski sektor bisnis dan usaha berkembang pesat, namun kesejahteraan masyarakat, terutama Orang Asli Papua (OAP) masih jauh dari memadai. Kondisi ini, menurutnya, mencerminkan adanya ketidakadilan dalam distribusi manfaat pembangunan.

Putra dari seorang panglima perang Suku Moni ini menekankan perlunya pendekatan yang lebih inklusif dalam pembangunan di Mimika, di mana kesejahteraan masyarakat asli harus menjadi prioritas utama.

"Saya ingin berantas kemiskinan di Mimika dengan memastikan setiap orang asli Papua mendapatkan akses pendidikan dan kesehatan yang layak," papar Maximus.

Ia pun merencanakan program pendidikan gratis mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi dan layanan kesehatan gratis. Dengan rencananya itu, ia meyakini pendidikan dan layanan kesehatan gratis dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Mimika.

Selain itu, Maximus melihat potensi besar dalam sektor pariwisata sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Ia menyoroti keindahan alam Mimika, khususnya di daerah pesisir Pantai Kamoro dan kawasan pendakian Gunung Cartenz.

"Pariwisata adalah kunci untuk membawa kedamaian Papua. Saya akan mengembangkan sektor ini karena Mimika memiliki alam yang luar biasa, yang belum banyak dikembangkan," ungkapnya.

Ia percaya pariwisata dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah sekaligus sarana untuk memperkenalkan budaya dan keindahan Papua kepada dunia.

Dalam visinya untuk Mimika, Maximus juga menekankan pentingnya membangun infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Salah satu fokus utamanya adalah pembangunan pelabuhan internasional yang efisien.

Menurutnya, pelabuhan saat ini tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan logistik daerah, yang pada gilirannya menghambat perkembangan ekonomi.

"Saya akan membangun pelabuhan termegah di daerah Mimika untuk memudahkan mobilitas barang dan menurunkan biaya hidup di Papua," katanya.

Ia meyakini dengan adanya infrastruktur yang memadai, akses pasar akan lebih terbuka dan harga barang bisa lebih terjangkau bagi masyarakat.

Maximus juga melihat ancaman yang mungkin muncul jika ketergantungan pada satu industri besar, seperti PT Freeport Indonesia, tidak segera diatasi. Ia menyadari bahwa keberlanjutan ekonomi Mimika harus didukung oleh diversifikasi sumber pendapatan daerah.

"Kita tidak bisa bergantung pada Freeport selamanya. Saya akan membuka investasi besar-besaran untuk menciptakan lapangan kerja dan memastikan ekonomi Mimika tetap hidup setelah Freeport," ujar Maximus.

"Saya ingin Mimika menjadi New York-nya Papua, pusat ekonomi dan perdagangan yang dinamis dan maju," tegasnya.

Dalam konteks keamanan dan stabilitas, Maximus percaya bahwa toleransi dan kerja sama lintas sektor adalah kunci. Ia berkomitmen untuk memperkuat hubungan dengan pemerintah pusat, TNI, dan Polri untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi investasi dan kesejahteraan masyarakat.

"Kabupaten Mimika harus menjadi contoh toleransi dan kedamaian di Papua. Dengan keamanan yang terjamin, kita bisa fokus membangun dan mensejahterakan masyarakat," tutupnya.

Dengan visi besar dan komitmen yang kuat, Maximus Tipagau optimistis, Mimika dapat mencapai potensi maksimalnya, di mana kesejahteraan dan kemakmuran merata dirasakan oleh semua lapisan masyarakat, terutama mereka yang selama ini terpinggirkan.

Sebagai informasi, Maximus saat ini didukung oleh tujuh partai politik untuk maju sebagai Calon Bupati Mimika 2024. Tujuh partai politik tersebut di antaranya, Partai Gerindra, Golkar, PKB, Nasdem, Perindo, Hanura, dan PAN.

Baca juga: Dukung Penyediaan Alat Kontrasepsi untuk Remaja Menikah, Perindo: PP Perlu Diperjelas

Penulis buku Maximus Gladiator Papua itu didampingi oleh Peggi Patricia Pattipi sebagai Calon Wakil Bupati Mimika. Peggi yang merupakan putri dari mantan Gubernur Papua, Jacob Pattipi, membawa angin segar bagi tim pemenangan Maximus karena dikenal berkomitmen pada isu-isu perempuan dan anak, serta aktif dalam kegiatan sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Siapkan 5.000 Anggota...
Siapkan 5.000 Anggota Baru, DPD Partai Perindo Madiun Optimistis Raih 5 Kursi DPRD
Rekomendasi
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
Berita Terkini
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved