Menkominfo Diminta Urusi Judi Online Ketimbang Sibuk Boyong 500 Relawan ke IKN
Minggu, 04 Agustus 2024 - 20:26 WIB
loading...
Menkominfo Budi Arie Setiadi diminta mengurusi masalah judi online hingga peretasan Pusat Data Nasional ketimbang sibuk boyong 500 relawan Jokowi ke IKN. Foto/Raka Dwi Novianto
A
A
A
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi diminta mengurusi masalah judi online (judol) hingga peretasan Pusat Data Nasional (PDN) ketimbang sibuk boyong 500 relawan Jokowi ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Budi Arie kena sentil Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina.
"Sebagai pejabat publik, apalagi Menkominfo, harusnya sudah fiks jangan ada perubahan karena ini menyangkut bangsa. Menurut saya, tidak elok berbicara masalah relawan di situ (Istana Kepresidenan, red), harusnya tupoksi dia apa, misalnya kita judol nomor 1 di dunia, terus peretasan data nasional, itu yang harus diurus dan dibicarakan ke masyarakat," ujar Silfester di kawasan Jakarta Barat, Minggu (4/8/2024).
Dia mengatakan, jangan sampai masyarakat menilai relawan Jokowi yang diangkat sebagai pejabat negara oleh presiden malah seolah tak punya kompetensi mumpuni, yang ujungnya malah membuat malu semua relawan Jokowi. Dia mengaku tak pernah iri Budi Arie bisa menjadi menteri.
Baca juga: 500 Relawan Jokowi Bakal ke IKN, Solmet: Itu Konyol
"Kita tetap mendukung, tapi kita juga malu ketika kemarin Meutya Hafid mengatakan suatu kebodohan, seolah presiden mengangkat relawan ini enggak punya kompetensi, tak punya profesionalitas, harusnya Budi Arie bekerja sesuai tupoksi dia, hal begini enggak perlu diurusin," katanya.
"Sebagai pejabat publik, apalagi Menkominfo, harusnya sudah fiks jangan ada perubahan karena ini menyangkut bangsa. Menurut saya, tidak elok berbicara masalah relawan di situ (Istana Kepresidenan, red), harusnya tupoksi dia apa, misalnya kita judol nomor 1 di dunia, terus peretasan data nasional, itu yang harus diurus dan dibicarakan ke masyarakat," ujar Silfester di kawasan Jakarta Barat, Minggu (4/8/2024).
Dia mengatakan, jangan sampai masyarakat menilai relawan Jokowi yang diangkat sebagai pejabat negara oleh presiden malah seolah tak punya kompetensi mumpuni, yang ujungnya malah membuat malu semua relawan Jokowi. Dia mengaku tak pernah iri Budi Arie bisa menjadi menteri.
Baca juga: 500 Relawan Jokowi Bakal ke IKN, Solmet: Itu Konyol
"Kita tetap mendukung, tapi kita juga malu ketika kemarin Meutya Hafid mengatakan suatu kebodohan, seolah presiden mengangkat relawan ini enggak punya kompetensi, tak punya profesionalitas, harusnya Budi Arie bekerja sesuai tupoksi dia, hal begini enggak perlu diurusin," katanya.
Lihat Juga :