Ucapkan Belasungkawa, MUI Ajak Umat Muslim Salat Gaib untuk Ismail Haniyeh

Kamis, 01 Agustus 2024 - 13:54 WIB
loading...
Ucapkan Belasungkawa,...
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengucapkan belasungkawa atas tewasnya pemimpin senior Hamas Ismail Haniyeh. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengucapkan belasungkawa atas tewasnya pemimpin senior Hamas Ismail Haniyeh. MUI menilai Ismail Haniyeh adalah seorang tokoh dan pemimpin bukan saja bagi Hamas, tapi bagi warga dan bangsa Palestina secara keseluruhan.

"Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Allahumagh firlahu warhamhu wa afihi wa’fu anhu. Dr. Ismail Haniyeh telah gugur sebagai syahid dibunuh oleh Israel menyusul para syuhada sebelumnya. Insya Allah almarhum ditempatkan di sisi Allah di surga naim-Nya," kata Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim, Kamis (1/8/2024).

MUI menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemerintah Iran yang segera melakukan penyelidikan atas pembunuhan pemimpin Hamas ini. "Semoga pemerintah Iran juga melakukan langkah-langkah yang lebih efektif untuk menghentikan tindakan membabi buta Israel yang telah menyulut eskalasi pertentangan,"katanya.

Baca juga: Ayatollah Khamenei Jadi Imam Salat Jenazah Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh

MUI juga mengajak dan menyerukan umat Islam untuk melaksanakan salat gaib untuk mendoakan kemerdekaan Palestina. "Saya mengajak dan menyerukan kepada masyarakat muslim khususnya untuk melaksanakan salat gaib dan berdoa untuk kejayaan dan kemerdekan Palestina,"ucapnya.

Atas kejadian itu, dia pun berharap semua elemen masyarakat dunia dan juga negara-negara yang saat ini secara de facto telah memberikan dukungan bagi kedaulatan Palestina harus terus mendesak untuk kehancuran Israel.

Baca juga: Presiden Jokowi Kecam Pembunuhan Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh

"Karena itu, menurut pandangan saya dengan memperhatikan Israel yang tidak akan pernah mendengar siapa pun antara lain untuk permanent ceasefire dan bahkan akan menghancurkan sama sekali Palestina, maka pendekatan militer sudah seharusnya dipertimbangkan," katanya.

Dia menambahkan, jangan biarkan pembunuhan sistemik Israel terhadap siapa pun. Negara-negara OKI perlu melakukan pertemuan darurat paska pembunuhan Ismail Haniyeh menetapkan langkah-langkah militer yang lebih terukur agar secara efektif bisa menghentikan pembunuhan dan pemusnahan yang dilakukan Israel.

"Semua negara yang secara de fakto juga sudah memberikan dukungan terhadap kedaulatan Palestina, penting untuk melakukan langkah-langkah memberikan dukungan untuk pendekatan militer ini," tuturnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan...
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan Sanksi Pidana LGBT: Tidak Semua Happy terhadap Upaya Perbaikan
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Siapa Yasser Abbas?...
Siapa Yasser Abbas? Putra Presiden Palestina yang Diprediksi Meneruskan Kepemimpinan Ayahnya
Rekomendasi
Lowongan Internship...
Lowongan Internship Pertamina Group 2026 Dibuka, Tersedia 400 Lebih Posisi untuk Fresh Graduate!
RSCM Apresiasi Donor...
RSCM Apresiasi Donor Darah MNC Peduli, Bantu Penuhi Kebutuhan 100 Kantong Darah per Hari
Meksiko Libas Ekuador...
Meksiko Libas Ekuador 2-0, El Tricolor Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
KPK Panggil Lagi Bos...
KPK Panggil Lagi Bos Maktour Fuad Hasan terkait Kasus Kuota Haji
Prabowo: Kita Butuh...
Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Perbaiki Diri
Komentar Judi Online...
Komentar Judi Online Dinilai Bukan Sekadar Promosi, Pakar: Tapi Upaya Provokasi Sistematis
Analisa Hukum Putusan...
Analisa Hukum Putusan Perkara Nadiem Makarim
HUT Bhayangkara: Mampukah...
HUT Bhayangkara: Mampukah Polri Melindungi Kritik Tanpa Mengkriminalisasi Warga?
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo Potong Tumpeng dan Serahkan ke Kapolri
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved