Aji Desak Polisi Cari Pelaku Peretasan Media, Ini Alasannya

Senin, 24 Agustus 2020 - 19:17 WIB
loading...
A A A
"Karena kita tahu sasaran serangan memang pemberitaan yang membuat pemerintah tidak senang. Mempertanyakan obat baru yang dibuat Unair, BIN, dan TNI AD, serta berita-berita lain yang mengesankan pemerintah tidak siap (menangani Covid-19)," katanya.

Serangan siber ini seperti ingin memberikan peringatan agar berhenti mempersoalkan hal-hal yang dilakukan pemerintah di masa pandemi. Ini memang masih perlu dibuktikan karena bisa saja dilakukan oleh pihak yang tidak senang atas pemberitaan tersebut.

Serangan siber ini mungkin juga dilakukan oleh oposisi yang tidak senang terhadap pemerintah. Ini untuk membuat seolah-olah pemerintah yang melakukan. "Itu hanya bisa dibuktikan kalau pemerintah serius mengusut kasus ini. Kalau ini merugikan pemerintah, dia harus membuktikan tidak benar. Kalau tidak, pemerintah punya andil ada di belakang peretasan," katanya.(Baca juga: Usut Kasus Peretasan Media dan Akun Pribadi Tanpa Diskriminasi )

AJI Indonesia mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini dan membuktikan bukan pemerintah yang berada di balik kasus ini. Ini menjadi tantangan bagi kepolisian untuk menegakkan hukum. "Salah satunya mencari pelakunya agar kasus serupa tidak terulang dan menepis kecurigaan pemerintah ada di belakangnya," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Polri Tangkap Buronan...
Polri Tangkap Buronan Kasus Online Scam Paling Dicari Asal China
Marak Tuntutan Tebusan,...
Marak Tuntutan Tebusan, Serangan Pelumpuhan Website di Indonesia Melonjak 62%
Nurul Arifin Sebut Akun...
Nurul Arifin Sebut Akun Medsos Wajib Pakai Nomor HP Bisa Jadi Tameng Indonesia Lawan Kejahatan Siber
Posisi Strategis Indonesia...
Posisi Strategis Indonesia Jadi Incaran Asing, Kesadaran Antispionase Perlu Diperkuat
Komdigi Blokir 13.000...
Komdigi Blokir 13.000 Nomor Telepon Scam Call, Ada Ribuan yang Catut Nama Pejabat Publik
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Rekomendasi
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
Inggris vs Meksiko Terancam...
Inggris vs Meksiko Terancam Ditunda akibat Badai Petir
Berita Terkini
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Andi Azwan: Sikap Roy...
Andi Azwan: Sikap Roy Suryo Tempuh Praperadilan Tindakan Pengecut
Tegaskan MBG Lanjut...
Tegaskan MBG Lanjut Terus, Hashim: Tak Berhenti sampai Berhasil
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved