Khawatir Reformasi Dibelenggu, Megawati: Supremasi Hukum Tak Berjalan Baik, Ini Harus Dibenahi

Selasa, 30 Juli 2024 - 16:39 WIB
loading...
Khawatir Reformasi Dibelenggu,...
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato kebangsaan di Mukernas Partai Perindo, Jakarta Concert Hall, Gedung iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (30/7/2024). Foto: SINDOnews/Achmad Al Fiqri
A A A
JAKARTA - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri khawatir akan persoalan demokrasi Tanah Air akhir-akhir ini. Dia takut jika reformasi dibelenggu oleh pihak tertentu.

Hal itu disampaikan Megawati dalam pidato kebangsaan di Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Partai Perindo, Jakarta Concert Hall, Gedung iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (30/7/2024).

Baca juga: Mukernas Partai Perindo 2024 Undang Megawati Soekarnoputri, Sekretaris: Isi Sesi Kebangsaan

"Persoalan serius itu kan kualitas demokrasi sekarang. Saya takut yang kita sudah reformasi kok tahu-tahu mau dibelenggu lagi," ujar Megawati.

Menurut dia, tanda-tanda reformasi dibelenggu sudah terlihat. Salah satunya supremasi hukum tidak berjalan dengan baik hingga korupsi telah menjadi budaya.

"Karena apa? Itu supremasi hukumnya tidak berjalan dengan baik, membuat korupsi, budaya merit sistem. Jadi ini yang harus berani kita bedah," tegasnya.

Ketua Umum PDIP ini menilai permasalahan tersebut harus diatasi dengan segera. Pasalnya, masalah itu menyangkut persoalan kebangsaan. "Karena apa? Ini terlebih urusan kebangsaan. Karena kalau itu tidak dilakukan, so what?" ucapnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
Rekomendasi
Cetak Pemimpin Masa...
Cetak Pemimpin Masa Depan, Pegadaian Kirim Talenta Terbaik Kuliah S2 ke Luar Negeri
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Berita Terkini
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
OTT di Kuansing, KPK...
OTT di Kuansing, KPK Minta Bupati dan Sekda Menyerahkan Diri
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Pakar: Putusan Nadiem...
Pakar: Putusan Nadiem Makarim Buktikan Hukum Tidak Tebang Pilih
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
Infografis
Jerman Khawatir Bom...
Jerman Khawatir Bom Nuklir AS Tak Bela NATO saat Perang Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved