Melestarikan Rumah Tuo Rantau Panjang Tabir
Senin, 29 Juli 2024 - 23:18 WIB
loading...
A
A
A
Pamong Budaya dari Direktorat Perfilman, Musik dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek Meta Ambar mengungkapkan bahwa Festival Biduk Gedang Selang Beangkut menjadi momentum penting untuk melestarikan cagar budaya sebagai identitas daerah seperti Rumah Tuo Panjang Tabir.
"Festival ini bukan hanya ajang seni dan budaya, tetapi juga platform untuk menyampaikan pesan-pesan penting tentang pelestarian kebudayaan," ujar Meta, Senin (29/4/2024).
Dia pun berharap festival ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kelestarian budaya dan lingkungan, serta menginspirasi masyarakat untuk terus melestarikan kebudayaan lokal.
Baca juga: Mutasi TNI Terbaru, 18 Jenderal TNI AD Digeser Jadi Staf Khusus KSAD Maruli Simanjuntak
Sementara itu, Direktur Festival Lokal Kabupaten Merangin, Muhammad Syukron menjelaskan alasan Rumah Tuo Rantau Panjang Tabir dijadikan panggung festival ini karena bangunan ini merupakan suatu monumen kehidupan dan menjadi ikon budaya masyarakat Kecamatan Tabir.
"Festival ini bukan hanya ajang seni dan budaya, tetapi juga platform untuk menyampaikan pesan-pesan penting tentang pelestarian kebudayaan," ujar Meta, Senin (29/4/2024).
Dia pun berharap festival ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kelestarian budaya dan lingkungan, serta menginspirasi masyarakat untuk terus melestarikan kebudayaan lokal.
Baca juga: Mutasi TNI Terbaru, 18 Jenderal TNI AD Digeser Jadi Staf Khusus KSAD Maruli Simanjuntak
Sementara itu, Direktur Festival Lokal Kabupaten Merangin, Muhammad Syukron menjelaskan alasan Rumah Tuo Rantau Panjang Tabir dijadikan panggung festival ini karena bangunan ini merupakan suatu monumen kehidupan dan menjadi ikon budaya masyarakat Kecamatan Tabir.
(kri)
Lihat Juga :