Sejarah Satuan 81 Kopassus, Unit Antiteror Elite TNI yang Bergerak Tanpa Terlihat dan Terdengar
Minggu, 28 Juli 2024 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
Setelah menyelesaikan pelatihan di Jerman, Prabowo dan Luhut diminta untuk membentuk pasukan antiteror. Menjelang pembentukan pasukan antiteror, Benny Moerdani meminta Mayor Infanteri Luhut untuk menanyakan kepada Panglima ABRI Jenderal TNI M Jusuf nama unit pasukan khusus antiteror saat berkunjung ke Markas Kopassandha di Cijantung, Jakarta Timur. Mayor Luhut dan Kapten Prabowo kemudian menghadap dan mengusulkan nama Detasemen 81/Antiteror. Alasannya, karena dibentuk pada akhir 1981. Meskipun secara resmi Den-81/Antiteror ini berdiri pada 30 Juni 1982.
"Itu sudah betul. Saya setuju nama Detasemen 81/Antiteror," jawab M. Jusuf.
Persetujuan itu diberikan karena angka 81 bila dijumlahkan hasilnya 9 di mana pesawat Hercules yang digunakan Jenderal M Jusuf memiliki call sign A-1314. "Jumlah angkanya juga 9. Angka paling bagus itu," kata Luhut menirukan ucapan M Jusuf.
"Itulah inti pasukan pilihan di antara pasukan pilihan di Kopassus pada waktu itu," kata Luhut yang dinobatkan sebagai komandan pertama Den 81/Gultor dengan wakilnya Kapten Infanteri Prabowo Subianto.
Sejak pembentukannya, Satuan 81 telah mengalami beberapa perubahan nama dan struktur. Pada 1995 Den-81 dimekarkan menjadi GRUP-5/Anti Teror Kopassus, dan enam tahun kemudian, tepatnya 6 Juni 2001 berubah menjadi SAT-81/Gultor Kopassus. Kini satuan dengan kualifikasi personel lebih tinggi dari satuan sejenis (primus inter pares) tersebut bernama Satuan 81 Kopassus.
"Itu sudah betul. Saya setuju nama Detasemen 81/Antiteror," jawab M. Jusuf.
Persetujuan itu diberikan karena angka 81 bila dijumlahkan hasilnya 9 di mana pesawat Hercules yang digunakan Jenderal M Jusuf memiliki call sign A-1314. "Jumlah angkanya juga 9. Angka paling bagus itu," kata Luhut menirukan ucapan M Jusuf.
"Itulah inti pasukan pilihan di antara pasukan pilihan di Kopassus pada waktu itu," kata Luhut yang dinobatkan sebagai komandan pertama Den 81/Gultor dengan wakilnya Kapten Infanteri Prabowo Subianto.
Sejak pembentukannya, Satuan 81 telah mengalami beberapa perubahan nama dan struktur. Pada 1995 Den-81 dimekarkan menjadi GRUP-5/Anti Teror Kopassus, dan enam tahun kemudian, tepatnya 6 Juni 2001 berubah menjadi SAT-81/Gultor Kopassus. Kini satuan dengan kualifikasi personel lebih tinggi dari satuan sejenis (primus inter pares) tersebut bernama Satuan 81 Kopassus.
(abd)
Lihat Juga :