Program Pesiar BPJS Kesehatan, Percepat Capaian UHC di Kabupaten Semarang
Sabtu, 27 Juli 2024 - 08:03 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Kepala Desa Kesongo Supriyadi menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung Program JKN, termasuk Pesiar. Menurutnya, jaminan kesehatan sangat penting untuk peningkatan kesejahteraan warga. Dia mengimbau kepada seluruh warga Desa Kesongo untuk mendaftarkan dirinya sebagai peserta JKN sehingga akses layanan kesehatan semakin terbuka di Desa Kesongo.
“Kami sepakat dan mendukung Program Pesiar ini. Terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang sudah mempercayakan Desa Kesongo sebagai percontohan Program Pesiar. Saya harap dengan adanya Program Pesiar ini, seluruh warga Desa Kesongo 100 persen terdaftar sebagai peserta JKN,” katanya.
Komitmen yang sama juga disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Semarang, Tajudinoor. Menurutnya, salah satu hal krusial dalam pencapaian dan penguatan UHC di Kabupaten Semarang adalah data penduduk. Dengan adanya Program Pesiar ini, sangat membantu Pemerintah Kabupaten Semarang dalam pendataan penduduk yang sudah terdaftar JKN ataupun yang belum terdaftar.
“Tentunya harus diimbangi dengan kolaborasi antar pemangku kepentingan, misalnya Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan. Kami harap bisa mencapai UHC 100 persen sehingga tinggal 2 persen penduduk yang belum terdaftar JKN ini yang terus kami advokasi. Termasuk juga meningkatkan keaktifan peserta,” katanya.
“Kami sepakat dan mendukung Program Pesiar ini. Terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang sudah mempercayakan Desa Kesongo sebagai percontohan Program Pesiar. Saya harap dengan adanya Program Pesiar ini, seluruh warga Desa Kesongo 100 persen terdaftar sebagai peserta JKN,” katanya.
Komitmen yang sama juga disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Semarang, Tajudinoor. Menurutnya, salah satu hal krusial dalam pencapaian dan penguatan UHC di Kabupaten Semarang adalah data penduduk. Dengan adanya Program Pesiar ini, sangat membantu Pemerintah Kabupaten Semarang dalam pendataan penduduk yang sudah terdaftar JKN ataupun yang belum terdaftar.
“Tentunya harus diimbangi dengan kolaborasi antar pemangku kepentingan, misalnya Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan. Kami harap bisa mencapai UHC 100 persen sehingga tinggal 2 persen penduduk yang belum terdaftar JKN ini yang terus kami advokasi. Termasuk juga meningkatkan keaktifan peserta,” katanya.
(ars)
Lihat Juga :