Di Milad ke-49 MUI, Wapres: Kita Memang Belum Bisa Menghilangkan Perjudian
Sabtu, 27 Juli 2024 - 00:15 WIB
loading...
A
A
A
“Karena itu perlu langkah-langkah yang tegas, alhamdulillah bahwa sesuai Sidang Kabinet bahwa untuk memberantas judi online ini dibentuklah Satgas, Satgas pemberantasan Judi Online dan kelihatan sudah ada gerakan-gerakannya, tetapi kita tidak boleh berhenti sampai judi online tapi sampai kepada hilangnya perjudian di Indonesia,” paparnya.
Baca juga: PPATK: 41.000 Anak Jabar Bermain Judi Online, Nilai Transaksi Capai Rp49,8 Miliar
Wapres pun menceritakan pada zaman dahulu di Madinah banyak peminum dan penjudi. Bahkan, tidak hanya berbotol-botol namun hingga bergentong-gentong. “Umat Islam di Madinah peminum, minumnya kalau dulu di sana itu bukan botolan, tapi ber-gribah-gribah, kulit unta dijadikan tempat minuman, kalau di sini gentong. Dulu itu bukan berbotol-botol tapi bergentong-gentong.”
Wapres menegaskan saat ini dengan dibentuknya Satgas Judol diharapkan akan memberantas perjudian di Indonesia. Dia juga mengatakan harus ada edukasi untuk mencegah judi online. Sehingga, Wapres mengajak MUI bersama penegak hukum untuk membangun masyarakat yang patuh terhadap aturan dan tuntutan Allah SWT.
Baca juga: PPATK: 41.000 Anak Jabar Bermain Judi Online, Nilai Transaksi Capai Rp49,8 Miliar
Wapres pun menceritakan pada zaman dahulu di Madinah banyak peminum dan penjudi. Bahkan, tidak hanya berbotol-botol namun hingga bergentong-gentong. “Umat Islam di Madinah peminum, minumnya kalau dulu di sana itu bukan botolan, tapi ber-gribah-gribah, kulit unta dijadikan tempat minuman, kalau di sini gentong. Dulu itu bukan berbotol-botol tapi bergentong-gentong.”
Wapres menegaskan saat ini dengan dibentuknya Satgas Judol diharapkan akan memberantas perjudian di Indonesia. Dia juga mengatakan harus ada edukasi untuk mencegah judi online. Sehingga, Wapres mengajak MUI bersama penegak hukum untuk membangun masyarakat yang patuh terhadap aturan dan tuntutan Allah SWT.
(cip)
Lihat Juga :