IGCN Beri Penghargaan 16 Tim Inovator Muda SDGI 2024
Jum'at, 26 Juli 2024 - 00:30 WIB
loading...
A
A
A
"Program ini melibatkan berbagai stakeholder dari sektor swasta, pemerintah, akademisi, dan masyarakat sipil untuk memastikan pendekatan yang holistik dan komprehensif dalam mencapai target SDGs," katanya.
Sementara itu, UN Resident Coordinator in Indonesia, Gita Sabharwal menyampaikan, Program SDGI Accelerator for Young Professionals sangat penting dalam memajukan SDGs di Indonesia dan secara global. Dengan 62% indikator SDG Indonesia yang telah mencapai target, kontribusi para inovator muda dapat secara signifikan mempercepat kemajuan melalui solusi kreatif dan teknologi baru. Upaya mereka akan mendukung pengurangan emisi, transformasi industri hijau, dan pertumbuhan inklusif, yang pada akhirnya menjembatani kesenjangan geografis dan sosial.
"Harapannya, para inovator muda terus berinovasi dan memanfaatkan pengetahuan serta jaringan dari program ini untuk menciptakan perubahan positif di komunitas," katanya.
Perwakilan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Pungkas Bahjuri Ali menambahkan, unsur ekonomi, sosial, dan lingkungan dapat menjadi sumber inovasi dari perusahaan untuk memberikan dampak kepada masyarakat. Ali mengapresiasi IGCN dan seluruh inovasi yang sudah dirancang oleh para inovator yang telah berkaitan dengan 3 unsur tersebut.
"Ini merupakan contoh nyata untuk mencapai akselerasi yang inovativ, solutif dan tidak konvensional agar dapat memberikan dampak yang terukur dan nyata kepada masyarakat," katanya.
Sementara itu, UN Resident Coordinator in Indonesia, Gita Sabharwal menyampaikan, Program SDGI Accelerator for Young Professionals sangat penting dalam memajukan SDGs di Indonesia dan secara global. Dengan 62% indikator SDG Indonesia yang telah mencapai target, kontribusi para inovator muda dapat secara signifikan mempercepat kemajuan melalui solusi kreatif dan teknologi baru. Upaya mereka akan mendukung pengurangan emisi, transformasi industri hijau, dan pertumbuhan inklusif, yang pada akhirnya menjembatani kesenjangan geografis dan sosial.
"Harapannya, para inovator muda terus berinovasi dan memanfaatkan pengetahuan serta jaringan dari program ini untuk menciptakan perubahan positif di komunitas," katanya.
Perwakilan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Pungkas Bahjuri Ali menambahkan, unsur ekonomi, sosial, dan lingkungan dapat menjadi sumber inovasi dari perusahaan untuk memberikan dampak kepada masyarakat. Ali mengapresiasi IGCN dan seluruh inovasi yang sudah dirancang oleh para inovator yang telah berkaitan dengan 3 unsur tersebut.
"Ini merupakan contoh nyata untuk mencapai akselerasi yang inovativ, solutif dan tidak konvensional agar dapat memberikan dampak yang terukur dan nyata kepada masyarakat," katanya.
Lihat Juga :