Masak Brengkes Buka Festival Suku Bathin IX Kenduri Swarnabhumi

Minggu, 21 Juli 2024 - 21:45 WIB
loading...
Masak Brengkes Buka...
Lomba memasak Brengkes Ikan kuliner khas Kabupaten Batanghari, Jambi membuka Festival Suku Batin IX yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Kenduri Swarnabhumi 2024. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Lomba memasak Brengkes Ikan kuliner khas Kabupaten Batanghari, Jambi membuka Festival Suku Batin IX yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Kenduri Swarnabhumi 2024. Kegiatan yang digelar di Lapangan King Lion, Desa Muaro Singoan, ini tidak hanya memeriahkan suasana festival, tetapi juga mengangkat kembali tradisi kuliner lokal yang kaya rasa dan nilai identitas masyarakat setempat.

Pamong Budaya Ahli Utama Kemendikbudristek Siswanto menjelaskan, pagelaran Festival Suku Batin IX yang menyajikan lomba memasak Brengkes Ikan memiliki peran penting dalam melestarikan sebuah kebudayaan. “Pagelaran di Desa Muaro Singoan dalam rangka Kenduri Swarnabhumi bisa mengangkat kebudayaan yang hampir punah,” ujar Siswanto, Sabtu (20/7/2024).

Dia menambahkan, festival ini menjadi ajang masyarakat saling berinteraksi dan bergotong royong melestarikan nilai-nilai budaya di tengah perkembangan teknologi. Brengkes ikan adalah hidangan tradisional khas yang terbuat dari ikan-ikan dari Sungai Batanghari, dibaluri sambal tempoyak maupun sambal-sambal lain yang terbuat dari rempah-rempah lokal, lalu dibungkus dengan daun pisang dan dimasak dengan cara dibakar.

"Brengkes ikan adalah salah satu warisan kuliner kita yang kaya akan cita rasa dan juga sejarah," kata Kepala Desa Muaro Singoan Samadani.

Menurut Samadani, setiap daerah di Jambi memiliki variasi brengkes mereka sendiri dan memasak brengkes ikan pada pembukaan Festival Suku Batin IX merupakan cara menunjukkan kekayaan budaya kuliner yang dimiliki. Lomba masak brengkes ikan ini diikuti oleh ibu-ibu dari berbagai desa di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari.

Ibu-ibu yang memakai tengkuluk khas Jambi dan berkebaya ini memasak dengan menggunakan alat-alat tradisional dan kayu bakar seperti yang dilakukan nenek moyang mereka. "Ini bukan sekadar lomba, tapi juga cara kami melestarikan tradisi memasak dengan cara yang alami dan tradisional," tegas Pamong Ahli Budaya Kemendikbudristek Siswanto.

Menurutnya, memasak menggunakan kayu bakar memberikan rasa yang khas pada masakan yang tidak bisa ditiru oleh alat modern. Ia menambahkan, lomba memasak ini adalah salah satu cara memberikan nilai-nilai sosial dalam berinteraksi antarindividu. "Kebersamaan adalah kunci dari acara ini," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomasi Kuliner Warnai...
Diplomasi Kuliner Warnai Pertemuan Bilateral Prabowo dengan Presiden Afsel di Istana
Menekraf Dorong Kuliner...
Menekraf Dorong Kuliner Indonesia Menuju Pasar Global
BPKH Limited Geluti...
BPKH Limited Geluti Bisnis Kuliner Restoran Khas Indonesia, Diburu Jemaah di Zamzam Tower
Keragaman Budaya Dinilai...
Keragaman Budaya Dinilai Berkaitan Erat dengan Sosial dan Kuliner
Kunjungi Medan, Alam...
Kunjungi Medan, Alam Ganjar Nikmati Kuliner Legendaris dan Diskusi Bersama Influencer
IVL 2023, Pemkab Batanghari...
IVL 2023, Pemkab Batanghari Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
Hari Keempat PRJ 2026...
Hari Keempat PRJ 2026 Padat Pengunjung, Area Kuliner Paling Ramai
Gastronomi Molekuler...
Gastronomi Molekuler Ungkap Cara Menjaga Laut Lewat Pilihan Seafood
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
Piala Dunia 2026 dan...
Piala Dunia 2026 dan Bayang-bayang Jet Pribadi Infantino
Roy Suryo Kenakan Batik...
Roy Suryo Kenakan Batik Motif Garuda dan Kepalkan Tangan saat Tiba di Rutan Polda Metro
Berita Terkini
Keluarga Roy Suryo dan...
Keluarga Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Ajukan Penangguhan Penahanan
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Dilimpahkan ke Kejari...
Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Roy Suryo: Allahu Akbar, Terus Semangat!
Keluar dari RS Polri,...
Keluar dari RS Polri, Roy Suryo Kepalkan Tangan, dr tifa Dipegang 2 Polisi
135.872 Jemaah Haji...
135.872 Jemaah Haji dan Petugas Telah Kembali ke Tanah Air
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved