alexametrics

Laporan Langsung SINDOnews dari Arab Saudi

Pindah ke Mekkah, Jamaah Haji Diminta Jangan Bawa Barang Berlebih

loading...
Pindah ke Mekkah, Jamaah Haji Diminta Jangan Bawa Barang Berlebih
Jamaah haji Indonesia di Madinah yang akan diberangkatkan ke Mekkah diimbau tidak membawa barang berlebihan. FOTO/MCH
A+ A-
MADINAH - Proses pemindahan jamaah haji Indonesia dari Madinah ke Mekkah akan mulai dilaksanakan pada Minggu (14/7/2019). Kasie Transportasi Daker Madinah Fitsa Baharuddin mengatakan, jamaah awal yang akan diberangkatkan ke Mekkah adalah kloter 1 Embarkasi Surabaya (SUB), serta Kloter 1 dan 2 Embarkasi Batam (BTH).

Setelah itu dilanjutkan dengan kloter-kloter berikut yang telah selesai melaksanakan salat Arbain (40 waktu di Masjid Nabawi). "Untuk jumlah busnya disesuaikan dengan jamaahnya," kata Fitsa.

Pemindahan jamaah dari Madinah ke Mekkah akan dilayani oleh enam perusahaan. Bus yang digunakan tergolong masih muda, keluaran 2015 yang dilengkapi GPS, sehingga bisa dicek posisinya saat di jalan sampai dengan tujuan.



Menurut Fitsa, bus akan stanby empat jam sebelum jadwal keberangkatan. Ini untuk memberikan waktu kepada jamaah haji bersiap-siap terkait barang bawaannya dan persiapan umrah. "Kami mengimbau kepada para jamaah untuk tidak membawa barang bawaan berlebih. Jangan membeli oleh-oleh terlalu banyak.

"Kami sudah sosialisasikan kepada ketua kloter terkait jadwal pemberangkatan dan langkah-langkah apa yang harus dilakukan," katanya.

Yang perlu dipahami oleh jamaah adalah jam operasional di Bir Ali. Miqot dari arah Madinah ini buka pada pukul 06.00 dan tutup pukul 22.00 Waktu Arab Saudi (WAS). "Jam kritisnya, ketika berangkat malam. Jamaah memburu salat isya, sehingga harus cepat sampai Bir Ali sebelum pukul 22.00 WAS," katanya.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak