Sosiolog UGM Lihat Dampak Judi Online Sangat Parah
Jum'at, 19 Juli 2024 - 23:14 WIB
loading...
Dampak dan peredaran judi online (judol) di Tanah Air dinilai sudah pada tahap sangat mengkhawatirkan. Foto/Aldhi Chandra
A
A
A
JAKARTA - Dampak dan peredaran judi online (judol) di Tanah Air dinilai sudah pada tahap sangat mengkhawatirkan. Diperlukan kerja-kerja efektif dalam pemberantasan dan pencegahan judol, salah satunya melalui monitoring.
"(Dampak judi online) sangat parah, bandar dan penjudi cukup besar,” ujar Sosiolog dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Sunyoto Usman, Jumat (19/7/2024).
Menurut dia, judol membuat orang jadi tidak produktif, berpikir kaya dengan jalan potong kompas tanpa kerja keras, serta boros. Masyarakat menggemari judol karena kemudahan dalam mengakses situs secara daring.
Baca juga: Sosiolog UI: Judi Online Seperti Virus, Penyebarannya Tak Terbatas
Sementara itu, Sosiolog dari Universitas Indonesia (UI) Nadia Yovani mengatakan keberadaan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judi Online hanya bagian dari kontrol sosial, hukum, dan kontrol birokratis dari pemerintah kepada masyarakat.
"(Dampak judi online) sangat parah, bandar dan penjudi cukup besar,” ujar Sosiolog dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Sunyoto Usman, Jumat (19/7/2024).
Menurut dia, judol membuat orang jadi tidak produktif, berpikir kaya dengan jalan potong kompas tanpa kerja keras, serta boros. Masyarakat menggemari judol karena kemudahan dalam mengakses situs secara daring.
Baca juga: Sosiolog UI: Judi Online Seperti Virus, Penyebarannya Tak Terbatas
Sementara itu, Sosiolog dari Universitas Indonesia (UI) Nadia Yovani mengatakan keberadaan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judi Online hanya bagian dari kontrol sosial, hukum, dan kontrol birokratis dari pemerintah kepada masyarakat.
Lihat Juga :