Bareskrim Polri Buka Peluang 17 WNI Korban TPPO Jadi Tersangka Penipuan Online
Jum'at, 19 Juli 2024 - 19:02 WIB
loading...
A
A
A
Korban tak hanya berasal dari Indonesia, tapi sejumlah warga negara China, India, hingga Thailand. Mereka tergiur lalu diberangkatkan ke luar negeri dan dibawa ke sebuah tempat.
"WNI sebanyak 17 orang, WN Thailand 10 orang, WN China 21 orang, dan WN India 20 orang (menjadi korban TPPO)," katanya.
Para korban merasa dijebak oleh sindikat ZS karena awalnya dijanjikan sebagai pekerja kantoran di Dubai, namun malah bekerja sebagai operator penipuan melalui media sosial.
"Dibriefing di lokasi bahwa tugas operator mencari korban WNI dengan teknik social engineering," ujarnya.
"Teknik social engineering artinya dia mem-blasting link website kemudian mempelajari pola-polanya untuk menawarkan investasi ataupun pekerjaan paruh waktu dengan hasil yang direkayasa sehingga korban mendapatkan untung atau komisi," sambungnya.
"WNI sebanyak 17 orang, WN Thailand 10 orang, WN China 21 orang, dan WN India 20 orang (menjadi korban TPPO)," katanya.
Para korban merasa dijebak oleh sindikat ZS karena awalnya dijanjikan sebagai pekerja kantoran di Dubai, namun malah bekerja sebagai operator penipuan melalui media sosial.
"Dibriefing di lokasi bahwa tugas operator mencari korban WNI dengan teknik social engineering," ujarnya.
"Teknik social engineering artinya dia mem-blasting link website kemudian mempelajari pola-polanya untuk menawarkan investasi ataupun pekerjaan paruh waktu dengan hasil yang direkayasa sehingga korban mendapatkan untung atau komisi," sambungnya.
(jon)
Lihat Juga :