Hokky Situngkir Dilantik Jadi Pengganti Semuel Abrijani, Menkominfo Beri Arahan Ini
Jum'at, 19 Juli 2024 - 17:43 WIB
loading...
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi melantik Hokky Situngkir sebagai Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) di Kantor Kementerian Kominfo, Jumat (19/7/2024). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi melantik Hokky Situngkir sebagai Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) di Kantor Kementerian Kominfo, Jumat (19/7/2024). Hokky menjadi Dirjen Aptika pengganti Semuel Abrijani Pangerapan yang mundur.
Adapun pelantikan itu sebagai tindak lanjut Keputusan Presiden RI Nomor 83/TPA Tahun 2024 tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang ditetapkan pada 16 Juli 2024.
Dalam sambutannya, Menkominfo menyampaikan arahan kepada Dirjen Aptika yang baru untuk fokus menyelesaikan tugas-tugas krusial di bidang Aptika yang harus segera diselesaikan pada masa pemerintahan ini, sekaligus keberlanjutannya untuk pemerintahan yang akan datang.
Baca juga: Dirjen Aptika Kominfo Semuel Pangerapan Mundur Imbas PDNS 2 Dibobol Hacker
“Secara lebih spesifik, saya ingin memberikan beberapa instruksi yang terbagi dalam dua klaster yakni terkait dengan kepemimpinan dan tata kelola organisasi, serta yang kedua terkait dengan pelaksanaan program prioritas,” tegas Budi Arie.
Adapun pelantikan itu sebagai tindak lanjut Keputusan Presiden RI Nomor 83/TPA Tahun 2024 tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang ditetapkan pada 16 Juli 2024.
Dalam sambutannya, Menkominfo menyampaikan arahan kepada Dirjen Aptika yang baru untuk fokus menyelesaikan tugas-tugas krusial di bidang Aptika yang harus segera diselesaikan pada masa pemerintahan ini, sekaligus keberlanjutannya untuk pemerintahan yang akan datang.
Baca juga: Dirjen Aptika Kominfo Semuel Pangerapan Mundur Imbas PDNS 2 Dibobol Hacker
“Secara lebih spesifik, saya ingin memberikan beberapa instruksi yang terbagi dalam dua klaster yakni terkait dengan kepemimpinan dan tata kelola organisasi, serta yang kedua terkait dengan pelaksanaan program prioritas,” tegas Budi Arie.
Lihat Juga :