Anggaran Makan Siang Gratis Jadi Rp7.500, Menko PMK: Daerah Tertentu Sudah Sangat Besar

Jum'at, 19 Juli 2024 - 11:28 WIB
loading...
Anggaran Makan Siang...
Menko PMK, Muhadjir Effendy ikut merespons isu pemangkasan makan bergizi gratis (MBG) menjadi Rp7.500 yang semula Rp15.000 per anak. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) , Muhadjir Effendy ikut merespons isu pemangkasan makan bergizi gratis (MBG) menjadi Rp7.500 yang semula Rp15.000 per anak. Diketahui, makan bergizi gratis ini merupakan program dari Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Muhadjir awalnya merespons awak media yang menanyakan isu ini usai menghadiri acara Festival Ekspresi Anak di Kawasan Ancol, Jakarta Utara, Kamis (18/7/2024) kemarin. Muhadjir pun mengatakan dia telah memberikan masukan kepada Presiden terpilih dari perspektif Kemenko PMK. Baca juga: Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipotong Jadi Rp7.500 per Anak, Ini Kata Airlangga

“Relatif, sekarang masih digodok. Kemarin saya juga sudah memberi masukan kepada Presiden terpilih dari perspektif Kemenko PMK sudah kita ajukan. Nanti akan dilihat dari berbagai pihak kan. Jadi masih dalam proses pematangan,” ujar Muhadjir dalam keterangannya, dikutip Jumat (19/7/2024).

Muhadjir pun menegaskan bahwa berapa pun nilainya yang terpenting adalah memenuhi standar kesehatan. “Tapi Insya Allah berapa pun nilainya, yang penting memenuhi standar, standar untuk kesehatan,” paparnya.

Lebih lanjut, Muhadjir mengatakan bahwa pihaknya juga telah memberikan masukan kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto agar program-program yang sudah ada seperti makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita agar dijalankan secara berkesinambungan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Muhadjir Effendy Penuhi...
Muhadjir Effendy Penuhi Panggilan KPK usai Minta Pemeriksaannya Ditunda
Ini Alasan KPK Ingin...
Ini Alasan KPK Ingin Periksa Muhadjir Effendy di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
KPK Jadwal Ulang Periksa...
KPK Jadwal Ulang Periksa Muhadjir Effendy Jadi Saksi Kasus Kuota Haji
Wapres Gibran Sosialisasikan...
Wapres Gibran Sosialisasikan Program Kampung Haji saat Hadiri Haul Pendiri NU
Menko PMK Bentuk Gugus...
Menko PMK Bentuk Gugus Tugas Tata Kelola Daycare Buntut Kasus Little Aresha
Muhadjir Tegaskan Perbedaan...
Muhadjir Tegaskan Perbedaan Lebaran Muhammadiyah Bukan Bentuk Tak Taat Pemerintah
Bangun Huntara di 10...
Bangun Huntara di 10 Kabupaten/Kota di Sumatera, Menko PMK: Penyiapan Lahan Jadi Tantangan
Cak Imin Fasilitasi...
Cak Imin Fasilitasi Kepulangan 99 Transmigran Korban Bencana Aceh ke Jawa
Pratikno: Akses Transportasi...
Pratikno: Akses Transportasi di Aceh-Sumatera Mulai Terhubung
Rekomendasi
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
Manohara Tolak Flexing,...
Manohara Tolak Flexing, Pilih Habiskan Uang untuk Merawat 8 Anjing dan 4 Kucing
Deretan Fakta Menarik...
Deretan Fakta Menarik Usai Spanyol Singkirkan Portugal
Berita Terkini
DPP PPP Menangkan 5...
DPP PPP Menangkan 5 Gugatan Sengketa Internal, PN Jakpus Perkuat Legalitas Kepengurusan Partai
Kemenag Siapkan Konten...
Kemenag Siapkan Konten Edukasi untuk Cegah Penyebaran LGBTQ
Prabowo-Narendra Modi...
Prabowo-Narendra Modi Siap Teken 8 Kerja Sama, Pertahanan hingga Teknologi
Praperadilan Tersangka...
Praperadilan Tersangka Kasus Haji Asrul Azis Ditolak, KPK: Lanjutkan Penyidikan
3 Polisi Satresnarkoba...
3 Polisi Satresnarkoba Polres Katingan yang Gugur Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
Infografis
Program Makan Siang...
Program Makan Siang Gratis Berubah Jadi Makan Bergizi Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved