Mantan Penyidik: Dewan Pengawas KPK Harus Diisi Orang-orang Berani Menindak
Rabu, 17 Juli 2024 - 18:04 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa Dewas KPK harus diisi oleh orang-orang yang berani dalam menindak maupun memberikan sanksi yang tegas kepada para pegawai hingga pimpinan KPK yang melakukan pelanggar etik.
“Dewas harus diisi orang-orang yang berani menindak pegawai dan pimpinan KPK dengan sanksi dan hukuman tegas serta semangat zero tolerance terhadap pelanggar etik,” ungkapnya.
“Belajar dari Pimpinan KPK periode 2019-2024, di mana banyak pelaporan kasus etik serta banyak di antaranya dibawa ke sidang etik. Tentu tidak akan jadi jaminan pimpinan terpilih periode berikutnya juga tidak akan melanggar etik,” jelasnya.
Sebagai informasi, pendaftaran calon pimpinan (capim) dan Dewas KPK telah ditutup, Senin (15/7/2024) tengah malam. Sejak dibuka pada 26 Juni hingga 15 Juli 2024, tercatat sebanyak 525 orang mendaftar.
"Dengan rincian jumlah pendaftar capim sebanyak 318 orang terdiri dari 298 laki-laki dan 20 perempuan. Jumlah pendaftar calon Dewas 207 orang terdiri dari 184 laki-laki dan 23 perempuan," kata Wakil Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Capim dan Dewas KPK Arif Satria kepada wartawan, Selasa (16/7/2024).
“Dewas harus diisi orang-orang yang berani menindak pegawai dan pimpinan KPK dengan sanksi dan hukuman tegas serta semangat zero tolerance terhadap pelanggar etik,” ungkapnya.
“Belajar dari Pimpinan KPK periode 2019-2024, di mana banyak pelaporan kasus etik serta banyak di antaranya dibawa ke sidang etik. Tentu tidak akan jadi jaminan pimpinan terpilih periode berikutnya juga tidak akan melanggar etik,” jelasnya.
Sebagai informasi, pendaftaran calon pimpinan (capim) dan Dewas KPK telah ditutup, Senin (15/7/2024) tengah malam. Sejak dibuka pada 26 Juni hingga 15 Juli 2024, tercatat sebanyak 525 orang mendaftar.
"Dengan rincian jumlah pendaftar capim sebanyak 318 orang terdiri dari 298 laki-laki dan 20 perempuan. Jumlah pendaftar calon Dewas 207 orang terdiri dari 184 laki-laki dan 23 perempuan," kata Wakil Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Capim dan Dewas KPK Arif Satria kepada wartawan, Selasa (16/7/2024).
(rca)
Lihat Juga :