Mantan Penyidik: Dewan Pengawas KPK Harus Diisi Orang-orang Berani Menindak
Rabu, 17 Juli 2024 - 18:04 WIB
loading...
Mantan penyidik KPK Yudi Purnomo Harahap menegaskan bahwa calon Dewan Pengawas (Dewas) KPK harus diisi orang-orang yang berani dalam memberikan sanksi tegas. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo Harahap menegaskan bahwa calon Dewan Pengawas (Dewas) KPK harus diisi orang-orang yang berani dalam memberikan sanksi tegas kepada pegawai hingga pimpinan lembaga antirasuah tersebut. Yudi meminta publik harus menaruh perhatian kepada selesai calon Dewas KPK.
Sebab, sejauh ini perhatian hanya tertuju kepada seleksi capim KPK. “Walaupun saat ini semua mata tertuju kepada seleksi pimpinan Calon Pimpinan KPK, namun jangan lupakan juga seleksi Calon Dewas KPK oleh pansel yang sama,” kata Yudi Purnomo kepada wartawan, Rabu (17/7/2024).
Menurutnya, Dewas memiliki peran penting untuk menjaga KPK dari dalam. Saat ini, pertama kalinya dewas dipilih melalui proses seleksi.
Baca juga: 210 Orang Daftar Capim KPK, 142 Pilih Lamar Calon Dewas
“Seleksi Dewas tetap harus dipantau agar jangan sampai yang terpilih adalah orang orang yang tidak berintegritas dan mempunyai rekam jejak buruk sehingga alih alih mengawasi kerja dan prilaku etik pimpinan dan pegawai KPK malah menjadi pelindung mereka yang melanggar etik,” ujarnya.
Sebab, sejauh ini perhatian hanya tertuju kepada seleksi capim KPK. “Walaupun saat ini semua mata tertuju kepada seleksi pimpinan Calon Pimpinan KPK, namun jangan lupakan juga seleksi Calon Dewas KPK oleh pansel yang sama,” kata Yudi Purnomo kepada wartawan, Rabu (17/7/2024).
Menurutnya, Dewas memiliki peran penting untuk menjaga KPK dari dalam. Saat ini, pertama kalinya dewas dipilih melalui proses seleksi.
Baca juga: 210 Orang Daftar Capim KPK, 142 Pilih Lamar Calon Dewas
“Seleksi Dewas tetap harus dipantau agar jangan sampai yang terpilih adalah orang orang yang tidak berintegritas dan mempunyai rekam jejak buruk sehingga alih alih mengawasi kerja dan prilaku etik pimpinan dan pegawai KPK malah menjadi pelindung mereka yang melanggar etik,” ujarnya.
Lihat Juga :