Resmikan Bendungan Cipanas Senilai Rp2,03 Triliun, Wapres: Dukung Ketahanan Pangan
Selasa, 09 Juli 2024 - 12:25 WIB
loading...
A
A
A
“Bendungan juga dapat digunakan sebagai sarana pengelolaan banjir saat musim hujan dan penampungan air saat musim kemarau. Untuk itu Bendungan sangat penting dalam manajemen sumber daya air di Indonesia,” pungkasnya.
Baca juga: Wapres Gantikan Jokowi Resmikan Infrastruktur, Ini Penjelasan Istana
Pada peresmian bendungan raksasa ketiga di Indonesia ini, Wapres didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Pj. Gubernur Jabar Bey Machmudin, Pj. Bupati Sumedang Yudia Ramli, dan Bupati Indramayu Nina Agustina.
Diketahui, Bendungan Cipanas berkapasitas mencapai 250 juta meter kubik, keberadaannya mampu mengairi 9.273 hektare lahan pertanian di kedua kabupaten, sehingga diharapkan dapat meningkatkan intensitas tanam dari satu kali menjadi dua kali dalam setahun.
Bendungan Cipanas ini akan menyuplai air baku sebesar 850 liter/detik bagi kawasan industri, permukiman, Bandara Kertajati di kawasan Rebana (Cirebon-Patimban-Kertajati). Jumlah ini terdiri atas 650 liter/detik untuk Kabupaten Sumedang dan 200 liter/detik untuk Kabupaten Indramayu. Selain itu, bendungan ini juga bermanfaat dalam mereduksi banjir sekaligus berpotensi menjadi pembangkit listrik sebesar 3,0 megawatt.
Baca juga: Wapres Gantikan Jokowi Resmikan Infrastruktur, Ini Penjelasan Istana
Pada peresmian bendungan raksasa ketiga di Indonesia ini, Wapres didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Pj. Gubernur Jabar Bey Machmudin, Pj. Bupati Sumedang Yudia Ramli, dan Bupati Indramayu Nina Agustina.
Diketahui, Bendungan Cipanas berkapasitas mencapai 250 juta meter kubik, keberadaannya mampu mengairi 9.273 hektare lahan pertanian di kedua kabupaten, sehingga diharapkan dapat meningkatkan intensitas tanam dari satu kali menjadi dua kali dalam setahun.
Bendungan Cipanas ini akan menyuplai air baku sebesar 850 liter/detik bagi kawasan industri, permukiman, Bandara Kertajati di kawasan Rebana (Cirebon-Patimban-Kertajati). Jumlah ini terdiri atas 650 liter/detik untuk Kabupaten Sumedang dan 200 liter/detik untuk Kabupaten Indramayu. Selain itu, bendungan ini juga bermanfaat dalam mereduksi banjir sekaligus berpotensi menjadi pembangkit listrik sebesar 3,0 megawatt.
(cip)
Lihat Juga :