Fantastis! Transaksi Judi Online dan Pornografi Jaringan Taiwan Capai Rp500 Miliar
Senin, 08 Juli 2024 - 18:40 WIB
loading...
Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro mengungkap, transaksi judi online dan pornografi jaringan Taiwan mencapai Rp500 miliar. Foto/SINDOnews/riana rizkia
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Tidak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri mengungkap perputaran uang dalam kasus judi online dan pornografi jaringan intenasional Taiwan mencapai Rp500 miliar.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro mengungkap, transaksi tersebut merupakan akumuluasi dalam situs judi online.
"Tindak pidana perjudian online dan pornografi jaringan Taiwan yang merugikan masyarakat di mana perputaran uang pada sindikat judi internasional tersebut mencapai Rp500 miliar," kata Djuhandani dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2024).
Baca juga: Bareskrim Polri: Judi Online dan Pornografi Jaringan Taiwan Tersebar di 6 Provinsi
Djuhandani menjelaskan, dalam pengungkapan kasus tersebut, pihaknya mendapatkan dua situs judi online, satu di antaranya menyediakan layanan pornografi. Para host di layanan pornografi itu, kata Djuhandani, akan melakukan live streaming dengan menggunakan pakaian minim hingga berhubungan intim.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro mengungkap, transaksi tersebut merupakan akumuluasi dalam situs judi online.
"Tindak pidana perjudian online dan pornografi jaringan Taiwan yang merugikan masyarakat di mana perputaran uang pada sindikat judi internasional tersebut mencapai Rp500 miliar," kata Djuhandani dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2024).
Baca juga: Bareskrim Polri: Judi Online dan Pornografi Jaringan Taiwan Tersebar di 6 Provinsi
Djuhandani menjelaskan, dalam pengungkapan kasus tersebut, pihaknya mendapatkan dua situs judi online, satu di antaranya menyediakan layanan pornografi. Para host di layanan pornografi itu, kata Djuhandani, akan melakukan live streaming dengan menggunakan pakaian minim hingga berhubungan intim.
Lihat Juga :