Kapolri Terjunkan Itwasum hingga Propam Usut Bocah Tewas Dianiaya Polisi di Padang
Selasa, 02 Juli 2024 - 15:52 WIB
loading...
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerjunkan tim untuk memantau perkembangan terkait kasus siswa SMP di Sumatera Barat, Afif Maulana (13) yang tewas diduga dianiaya oleh anggota Polda Sumatera Barat. FOTO/DOK.MPI
A
A
A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerjunkan tim untuk memantau perkembangan terkait kasus siswa SMP di Sumatera Barat, Afif Maulana (13) yang tewas diduga dianiaya oleh anggota Polda Sumatera Barat . Tim yang diterjunkan terdiri dari Itwasum hingga Propam.
"Sudah turun dari Mabes (Polri), tim Itwasum, Propam untuk cek penyidikan dan proses yang dilakukan,” kata Listyo kepada wartawan, Selasa (2/7/2024).
Jenderal Listyo mengungkapkan, selain jajaran Polri, Kompolnas juga turun langsung guna mengecek kasus tersebut. "Termasuk Kompolnas juga turun untuk cek," katanya.
Sebelumnya, Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Suharyono mengatakan, hasil autopsi Afif Maulana (13) yang ditemukan mengambang di sungai, tepat di bawah jembatan Kuranji Kota Padang, akibat tulang iga menusuk paru-paru.
"Ada patah tulang punggung bagian iga kiri belakang sebanyak 6 yang patah. Kemudian dari patahan itu menusuk paru-parunya sebelah kiri robek 11 centimeter. Itu penyebab kematiannya," kata Kapolda Sumbar, Minggu (30/6/2024).
"Sudah turun dari Mabes (Polri), tim Itwasum, Propam untuk cek penyidikan dan proses yang dilakukan,” kata Listyo kepada wartawan, Selasa (2/7/2024).
Jenderal Listyo mengungkapkan, selain jajaran Polri, Kompolnas juga turun langsung guna mengecek kasus tersebut. "Termasuk Kompolnas juga turun untuk cek," katanya.
Sebelumnya, Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Suharyono mengatakan, hasil autopsi Afif Maulana (13) yang ditemukan mengambang di sungai, tepat di bawah jembatan Kuranji Kota Padang, akibat tulang iga menusuk paru-paru.
"Ada patah tulang punggung bagian iga kiri belakang sebanyak 6 yang patah. Kemudian dari patahan itu menusuk paru-parunya sebelah kiri robek 11 centimeter. Itu penyebab kematiannya," kata Kapolda Sumbar, Minggu (30/6/2024).
Lihat Juga :