Putri Dakka Maju Cawalkot Palopo 2024, PDIP: Terbukti Peduli Rakyat
Sabtu, 29 Juni 2024 - 12:16 WIB
loading...
A
A
A
Di mana IKN akan memberikan potensi yang besar bagi sektor pertanian, perkebunan dan perikanan yang ada di tana Luwu. “Kehadiran IKN di Kalimantan Timur, tentunya sangat kita syukuri khususnya kami yang berada di tana Luwu. Keberadaan ibu kota negara baru yang akan ditempati di bulan Juli tahun ini tentu kedepannya akan berdampak secara ekonomi bagi kota Palopo," ujarnya, Sabtu (29/6/2024).
Atas dasar itu, Putri Dakka ingin merancang kota niaga dan jasa di Palopo sebagai episentrum pengiriman hasil bumi ataupun dari sektor perikanan ke IKN. Apalagi, produksi perikanan di daerah tersebut mencapai 18.254,40 ton, sedangkan perikanan budidaya capai 174.750,87 ton.
Di samping itu, Putri Dakka melihat Kota Palopo juga bisa ditata menjadi kawasan industri untuk pengepakan hasil pertanian, perkebunan dan perikanan sebelum dikirim ke IKN. "Yakin dengan demikian akan ada pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja tentunya,” terangnya.
Putri Dakka menilai ke depan posisi Kota Palopo sangat strategis. Sebab secara geografis berada di Selat Makassar. Tidak hanya kabupaten yang ada di Luwu, kata dia, provinsi tetangga seperti Sulawesi Barat, Tengah, dan Tenggara akan menjadi pintu keluar menuju IKN untuk mengirim hasil buminya dan untuk kegiatan ekspor hasil tambang.
"Perlu menyiapkan infrastrukturnya misalnya dermaga layaknya pelabuhan Makassar New Port. Kita tempatkan pelabuhan besar tempat bersandarnya kapal bertonase besar berada sebagai pintu keluarnya untuk mengangkut hasil bumi di tanah Luwu sebelum di kirim ke IKN," ulasnya.
"Ibaratnya kita jadi Jabodetabeknya, hasil bumi kita sangat besar di Luwu Raya akan menjadi penyumbang kebutuhan konsumsi makanan bagi penduduk di IKN, kira-kira seperti itu padangan saya melihat potensi 5 tahun ke depannya,” sambungnya.
Atas dasar itu, Putri Dakka ingin merancang kota niaga dan jasa di Palopo sebagai episentrum pengiriman hasil bumi ataupun dari sektor perikanan ke IKN. Apalagi, produksi perikanan di daerah tersebut mencapai 18.254,40 ton, sedangkan perikanan budidaya capai 174.750,87 ton.
Di samping itu, Putri Dakka melihat Kota Palopo juga bisa ditata menjadi kawasan industri untuk pengepakan hasil pertanian, perkebunan dan perikanan sebelum dikirim ke IKN. "Yakin dengan demikian akan ada pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja tentunya,” terangnya.
Putri Dakka menilai ke depan posisi Kota Palopo sangat strategis. Sebab secara geografis berada di Selat Makassar. Tidak hanya kabupaten yang ada di Luwu, kata dia, provinsi tetangga seperti Sulawesi Barat, Tengah, dan Tenggara akan menjadi pintu keluar menuju IKN untuk mengirim hasil buminya dan untuk kegiatan ekspor hasil tambang.
"Perlu menyiapkan infrastrukturnya misalnya dermaga layaknya pelabuhan Makassar New Port. Kita tempatkan pelabuhan besar tempat bersandarnya kapal bertonase besar berada sebagai pintu keluarnya untuk mengangkut hasil bumi di tanah Luwu sebelum di kirim ke IKN," ulasnya.
"Ibaratnya kita jadi Jabodetabeknya, hasil bumi kita sangat besar di Luwu Raya akan menjadi penyumbang kebutuhan konsumsi makanan bagi penduduk di IKN, kira-kira seperti itu padangan saya melihat potensi 5 tahun ke depannya,” sambungnya.
Lihat Juga :