Anggota DPR Ajak Masyarakat Beli Produk UMKM
Rabu, 26 Juni 2024 - 14:16 WIB
loading...
Anggota Komisi XI DPR Puteri Anetta Komarudin mengajak masyarakat membeli produk lokal atau usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), supaya mengurangi pembelian produk impor dan permintaan terhadap dolar. Foto/dpr.go.id
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR Puteri Anetta Komarudin mengajak masyarakat membeli produk lokal atau usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), supaya mengurangi pembelian produk impor dan permintaan terhadap dolar. Selain itu, kata dia, masyarakat juga dapat memilih berwisata di dalam negeri agar mencegah kebocoran devisa dan mendongkrak sektor pariwisata.
"Masyarakat juga bisa berinvestasi pada instrumen yang tidak bergantung terhadap kurs dolar. Salah satunya investasi pada Surat Utang Negara (SUN) dengan mata uang rupiah yang menjadi instrumen investasi yang aman dengan risiko yang minim dan dijamin negara," kata Puteri, Rabu (26/6/2024).
Nilai tukar (kurs) rupiah terus menguat. Puteri mengatakan penguatan ini menjadi sinyal positif dan harus terus dijaga. "Karena pada dasarnya, kondisi fundamental ekonomi kita yang tergolong kuat," kata Puteri.
Dia mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif baik, yakni sebesar 5,11%, inflasi yang rendah sebesar 2,84%, kredit tumbuh kisaran 12%, serta level PMI Manufaktur Indonesia tetap terjaga di level ekspansif selama 33 bulan berturut-turut.
"Kondisi ini menjadi modal kita untuk tetap optimis terhadap rupiah yang terus mengalami tren penguatan," ujar Puteri.
"Masyarakat juga bisa berinvestasi pada instrumen yang tidak bergantung terhadap kurs dolar. Salah satunya investasi pada Surat Utang Negara (SUN) dengan mata uang rupiah yang menjadi instrumen investasi yang aman dengan risiko yang minim dan dijamin negara," kata Puteri, Rabu (26/6/2024).
Nilai tukar (kurs) rupiah terus menguat. Puteri mengatakan penguatan ini menjadi sinyal positif dan harus terus dijaga. "Karena pada dasarnya, kondisi fundamental ekonomi kita yang tergolong kuat," kata Puteri.
Dia mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif baik, yakni sebesar 5,11%, inflasi yang rendah sebesar 2,84%, kredit tumbuh kisaran 12%, serta level PMI Manufaktur Indonesia tetap terjaga di level ekspansif selama 33 bulan berturut-turut.
"Kondisi ini menjadi modal kita untuk tetap optimis terhadap rupiah yang terus mengalami tren penguatan," ujar Puteri.
Lihat Juga :