KPK Fokus Kasus Korupsi dengan Kerugian Negara Besar, Alexander Marwata: OTT Hiburan

Sabtu, 22 Juni 2024 - 00:08 WIB
loading...
KPK Fokus Kasus Korupsi...
Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata menyatakan pihaknya saat ini lebih fokus menangani kasus dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara dengan jumlah besar dibandingkan OTT. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata menyatakan pihaknya saat ini lebih fokus menangani kasus dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara dengan jumlah besar dibandingkan operasi tangkap tangan (OTT) . Hal itu ia sampaikan terkait rendahnya citra positif lembaga antirasuah yang diduga salah satu penyebabnya jarang melakukan OTT.

Alex menyebutkan penindakan dengan cara OTT layaknya menunggu seseorang dapat jatah hari apes.

Baca juga: KPK Ancam Pecat Penyidik Jika Ditemukan Titipan dari Luar Dalam Pencarian Harun Masiku

"Hanya menunggu orang duduk yang kemudian ngomong secara vulgar di dalam HP-nya itu, entah dengan bahasa isyarat atau apa dia akan terima duit," ujar Alex kepada wartawan, Jumat (21/6/2024).

OTT tidak bisa lepas dari penyadapan. Alex pun menyebutkan pihaknya telah menyadap 500-an nomor telepon, namun tidak membuahkan hasil.

Menurutnya, hal itu tidak lepas dari para pelaku tindak pidana korupsi yang mulai memahami cara kerja KPK dalam menggelar operasi senyap.

"Artinya, mereka juga belajar. Lebih hati-hati. Makanya kita harus berubah, teknik-teknik penyelidikan maupun penyidikan itu," ucapnya.

Lebih lanjut, Alex menegaskan pihaknya saat ini fokus terhadap dugaan tindak pidana korupsi dengan jumlah kerugian negara yang besar.

"Itu terjadinya (potensi kerugian negara besar) di mana? Di BUMN, di lembaga-lembaga instansi pemerintahan dengan anggaran tinggi, itu yang kita fokus ke sana," jelasnya.

Baca juga: Citra Positif KPK Terendah, Alexander Marwata Ngaku Masih Bisa Tidur Nyenyak

"Ya okelah OTT, ya syukur-syukur lah kalian dapat nanti kan, ya buat hiburan , 'tinggggg', buat masyarakat senang," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dito Ariotedjo Lebih...
Dito Ariotedjo Lebih Langsing saat Penuhi Panggilan KPK Hari Ini: Finish Hyrox Under 2 Jam
Mantan Menpora Dito...
Mantan Menpora Dito Ariotedjo Kembali Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Korupsi MBG Kejahatan...
Korupsi MBG Kejahatan Luar Biasa, Pemerintah Diminta Berikan Hukuman Berat
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
KPK Geledah Kantor BPK...
KPK Geledah Kantor BPK Sumsel terkait Kasus Opini WTP Muara Enim, Sejumlah Dokumen Disita
KPK Pajang Ducati Noel...
KPK Pajang Ducati Noel dan Aset Mewah Lain dari Kasus K3
Rekomendasi
BMKG Perkirakan Fenomena...
BMKG Perkirakan Fenomena El Nino Berlangsung 9-12 Bulan
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
Berita Terkini
Breaking News! Nadiem...
Breaking News! Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Kejari Jaksel Sebut...
Kejari Jaksel Sebut Praperadilan Roy Suryo Salah Alamat
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved