Kasdi Subagyono Mengaku BPK Minta Rp12 Miliar Agar Kementan WTP
Rabu, 19 Juni 2024 - 16:55 WIB
loading...
A
A
A
"Opini WTP itu," timpal Kasdi.
Kasdi menjelaskan terkait opini WTP, SYL bersama pejabat Eselon I Kementan sempat mengadakan rapat dengan BPK. Dari rapat tersebut, SYL kemudian berbicara empat mata dengan angota IV BPK, Haerul Saleh.
"Nah kemudian setelah itu, kami diminta untuk antisipasi terkait dengan WTP ini maka itu saya koordinasikan dengan Eselon I, Yang Mulia," kata Kasdi.
"Oke, lalu kemudian upaya pengamanan temuan itu kemudian dari mana?" tanya Hakim.
"Pada saat posisi itu yang saya pahami memang ada beberapa yang sudah terjadi pertemuan antara Dirjen PSP dengan satu orang auditor, stafnya di BPK, Pak Victor namanya kalau saya tidak salah. Itu sudah bertemu," papar Kasdi.
"Pada saat itu, dari situlah saya dapat info dari Dirjen PSP ada permintaan uang, permintaan uang sejumlah Rp10 miliar, awalnya Rp10 miliar, kemudian tambah dua (miliar) menjadi Rp12 miliar," sambungnya.
Kasdi menjelaskan terkait opini WTP, SYL bersama pejabat Eselon I Kementan sempat mengadakan rapat dengan BPK. Dari rapat tersebut, SYL kemudian berbicara empat mata dengan angota IV BPK, Haerul Saleh.
"Nah kemudian setelah itu, kami diminta untuk antisipasi terkait dengan WTP ini maka itu saya koordinasikan dengan Eselon I, Yang Mulia," kata Kasdi.
"Oke, lalu kemudian upaya pengamanan temuan itu kemudian dari mana?" tanya Hakim.
"Pada saat posisi itu yang saya pahami memang ada beberapa yang sudah terjadi pertemuan antara Dirjen PSP dengan satu orang auditor, stafnya di BPK, Pak Victor namanya kalau saya tidak salah. Itu sudah bertemu," papar Kasdi.
"Pada saat itu, dari situlah saya dapat info dari Dirjen PSP ada permintaan uang, permintaan uang sejumlah Rp10 miliar, awalnya Rp10 miliar, kemudian tambah dua (miliar) menjadi Rp12 miliar," sambungnya.
Lihat Juga :