SYL Disebut Minta Pegawai Kementan Beri Keterangan Normatif ke Penyelidik KPK

Rabu, 19 Juni 2024 - 15:32 WIB
loading...
SYL Disebut Minta Pegawai...
Mantan Sekjen Kementan Kasdi Subagyono mengungkapkan Syahrul Yasin Limpo (SYL) meminta pegawai Kementan untuk memberikan keterangan yang normatif kepada penyelidik KPK. Foto/Nur Khabibi
A A A
JAKARTA - Mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan) Kasdi Subagyono mengungkapkan Syahrul Yasin Limpo (SYL) meminta pegawai Kementan untuk memberikan keterangan yang normatif kepada penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu ia sampaikan saat menjadi saksi mahkota untuk terdakwa SYL dan Muhammad Hatta dalam sidang dugaan pemerasan dan gratifikasi di lingkungan Kementan.

Awalnya, Ketua Majelis Hakim Rianto Adam Pontoh mencecar Kasdi soal awal mula kasus 'sharing' dilidik oleh KPK. Kasdi menjelaskan, dalam tahap lidik penyelidik KPK mendatangi kantornya.

"Itu kan penyelidik KPK datang ke kantor saudara ya, menyampaikan ke saudara, apa intinya waktu itu?" tanya Hakim di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (19/6/2024).

Baca juga: Mantan Sekjen Kementan Kasdi Subagyono Jadi Saksi Mahkota Terdakwa SYL

"Yang saya pahami Pak, waktu itu adalah banyak dari para penyelidik itu menyampaikan bahwa 'ini ada praktik ini, benar apa enggak?’" jawab Saksi.

"Praktik apa itu?" cecar Hakim.

"Praktik sharing dari eselon I," jawab Saksi.

Dalam giat tersebut, Kasdi menyebutkan penyelidik KPK mengamankan sejumlah dokumen yang diduga terkait dengan perkara yang sedang mereka usut. Terkait penggeledahan tersebut, Kasdi mengaku tidak melaporkan ke SYL.

Pasalnya, ia mengira politikus Partai Nasdem itu sudah mengetahui adanya giat yang dimaksud. Ketika sudah mengetahui kasus tersebut sedang diusut KPK, SYL memerintah dirinya dan Muhammad Hatta untuk mem-briefing pegawai Kementan yang akan dimintai keterangan.

"Apa briefing-nya, seperti apa?" tanya Hakim.

"'Menjelaskannya normatif saja', itu yang saya terima dari beliau, dan saya sampaikan dan waktu itu tidak juga saya, tapi juga ada Pak Hatta pada saat itu untuk mem-briefing itu," jawab Saksi.

"Apakah ada ndak dari Pak Menteri diungkapkan untuk bagaimana kita untuk menutupi ini semua?" tanya Hakim.

"Narasinya tidak demikian," timpal Saksi.

"Apa, narasinya seperti apa?" cecar Hakim.

"Narasinya itu aja, 'Pak Sekjen sampaikan kepda teman-teman untuk disampaikan normatif saja, tidak perlu detail'," sebut Kasdi.

Sekadar informasi, SYL saat ini menjadi terdakwa bersama dua anak buahnya, yakni Kasdi Subagyono dan Muhammad Hatta. Dalam surat dakwaan, diduga SYL menerima gratifikasi senilai Rp44,5 miliar. Jumlah tersebut didapatkan dari 'patungan' pejabat eselon I dan 20 persen dari anggaran di masing-masing Sekretariat, Direktorat, dan Badan pada Kementan.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyidik KPK Limpahkan...
Penyidik KPK Limpahkan Berkas Perkara Budiman Bayu Prasojo Tersangka Bea Cukai ke JPU
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
KPK Cecar Maruf Cahyono...
KPK Cecar Ma'ruf Cahyono terkait Penerimaan Uang selama Jabat Sekjen MPR
KPK Ungkap Dugaan Intervensi...
KPK Ungkap Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Kasus Perubahan Opini Audit Pemkab Muara Enim
KPK Belum Menahan Eks...
KPK Belum Menahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono usai Pemeriksaan, Ini Alasannya
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Rumah Bupati Sugiri...
Rumah Bupati Sugiri Sancoko Digeledah, 3 Mobil Hardtop dan 1 Alphard Disita
Rekomendasi
Konsumsi Pertalite Meledak...
Konsumsi Pertalite Meledak Imbas Kenaikan Harga BBM Pertamax, Pasokan Aman?
Otto Media Grup dan...
Otto Media Grup dan SOMETHINC Dorong Kolaborasi Bisnis Kreator
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Berita Terkini
Polri Tangkap Buronan...
Polri Tangkap Buronan Kasus Online Scam Paling Dicari Asal China
Sjafrie-AHY Sinkronkan...
Sjafrie-AHY Sinkronkan Pengamanan Ruang Udara hingga Pengembangan Rute Penerbangan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Golkar Tak Takut Pemilih Pindah ke PSI
DPR Upayakan Formula...
DPR Upayakan Formula TKD Tetap Adil, Rasional, dan Berpihak ke Daerah
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Penyidik KPK Limpahkan...
Penyidik KPK Limpahkan Berkas Perkara Budiman Bayu Prasojo Tersangka Bea Cukai ke JPU
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved