DPR Dukung Upaya Pemerintah Temukan Vaksin Covid-19
Jum'at, 21 Agustus 2020 - 14:10 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, BP POM telah mengeluarkan rekomendasi terkait calon obat dan vaksin Covid-19 buatan dalam negeri ini. Rekomendasi tersebut antara lain pemberian izin uji klinis pada tanggal 3 Juli 2020 terhadap subyek yang dipersyaratkan sebanyak 696 pasien relawan.
Pelaksanaan uji klinis diawasi dan diverifikasi oleh BP POM dan Tim Komisi Nasional Obat. Setelah mendapat izin uji klinis oleh BP POM, peneliti Unair bekerja sama dengan BIN dan TNI AD telah melaksanakan uji klinis secara multicenter di beberapa rumah sakit seperti Rumah Sakit Secapa TNI AD, Rumah Sakit Polri, Poliklinik BIN, Rumah Sakit Unair, dan Gedung Isolasi Lamongan sejak 7 Juli sampai 4 Agustus 2020 dengan melibatkan 754 relawan.
Hasil pelaksanaan uji klinis fase 3 tersebut telah diserahkan ke BP POM tanggal 19 Agustus 2020. Sayangnya, upaya keras menemukan obat Covid-19 ini justru mendapatkan narasi negatif dari beberapa pihak melalui media massa.
Karenanya, politikus senior PDIP ini mengharapkan media membantu bangsa dan negara ini dengan menjadi clearing house dalam menghadapi pandemi Covdi-19 ini.
Sehingga, konten-konten pemberitaan memberikan narasi optimisme dan kebangkitan bangsa Indonesia dari tekanan pandemi ini. Sebab, pembentukan narasi positif adalah energi besar yang bisa membangkitkan bangsa. “Jangan ada mafia bisnis perdagangan obat bermain lewat berbagai media dan pendengung atas kerja sama Unair, TNI AD, BIN, dan Kimia Farma ini,” pungkasnya.
Pelaksanaan uji klinis diawasi dan diverifikasi oleh BP POM dan Tim Komisi Nasional Obat. Setelah mendapat izin uji klinis oleh BP POM, peneliti Unair bekerja sama dengan BIN dan TNI AD telah melaksanakan uji klinis secara multicenter di beberapa rumah sakit seperti Rumah Sakit Secapa TNI AD, Rumah Sakit Polri, Poliklinik BIN, Rumah Sakit Unair, dan Gedung Isolasi Lamongan sejak 7 Juli sampai 4 Agustus 2020 dengan melibatkan 754 relawan.
Hasil pelaksanaan uji klinis fase 3 tersebut telah diserahkan ke BP POM tanggal 19 Agustus 2020. Sayangnya, upaya keras menemukan obat Covid-19 ini justru mendapatkan narasi negatif dari beberapa pihak melalui media massa.
Karenanya, politikus senior PDIP ini mengharapkan media membantu bangsa dan negara ini dengan menjadi clearing house dalam menghadapi pandemi Covdi-19 ini.
Sehingga, konten-konten pemberitaan memberikan narasi optimisme dan kebangkitan bangsa Indonesia dari tekanan pandemi ini. Sebab, pembentukan narasi positif adalah energi besar yang bisa membangkitkan bangsa. “Jangan ada mafia bisnis perdagangan obat bermain lewat berbagai media dan pendengung atas kerja sama Unair, TNI AD, BIN, dan Kimia Farma ini,” pungkasnya.
(nbs)
Lihat Juga :