Praja IPDN Bantu Entaskan Kemiskinan dan Stunting di Majalengka
Kamis, 13 Juni 2024 - 22:56 WIB
loading...
A
A
A
"Berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan tahun 2023, kemiskinan ekstrem di Majalengka sebanyak 414.722 jiwa dari jumlah penduduk sebanyak 1,3 juta jiwa. Kemudian berdasarkan data hasil verifikasi, angka kemiskinan ekstrem sebanyak 18.863 tidak mendapatkan bantuan sosial karena tidak masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)," ujarnya, Kamis (13/6/2024).
Praja ditempatkan di Majalengka untuk membantu memvalidasi dan memverifikasi data kemiskinan berbasis elektronik. "Hal ini sangat penting karena praja nantinya akan menjadi ASN dan sebagai ASN harus mampu mendukung agenda kebijakan nasional terutama dalam mereduksi angka kemiskinan," katanya.
IPDN bekerja sama dengan BKKBN Jawa Barat guna mendukung program mahasiswa peduli stunting yang digagas BKKBN. "Kegiatan ini berlokus pada 3 kecamatan yakni Kecamatan Majalengka, Jatiwangi, Kertajati. Program ini juga merupakan gambaran pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi IPDN dalam hal pengabdian masyarakat," ujar Hadi.
Rektor IPDN juga kembali mengingatkan seluruh praja yang mengikuti kegiatan magang untuk menunjukkan sikap dan perilaku yang memperhatikan etika, kesopanan, dan ramah saat berinteraksi dengan masyarakat setempat.
Pj Bupati Majalengka Dedi Supandi yang hadir dalam upacara pembukaan Magang III dengan didampingi Kapolres dan jajaran Forkopimda lainnya menyambut antusias pelaksanaan magang ini.
Praja ditempatkan di Majalengka untuk membantu memvalidasi dan memverifikasi data kemiskinan berbasis elektronik. "Hal ini sangat penting karena praja nantinya akan menjadi ASN dan sebagai ASN harus mampu mendukung agenda kebijakan nasional terutama dalam mereduksi angka kemiskinan," katanya.
IPDN bekerja sama dengan BKKBN Jawa Barat guna mendukung program mahasiswa peduli stunting yang digagas BKKBN. "Kegiatan ini berlokus pada 3 kecamatan yakni Kecamatan Majalengka, Jatiwangi, Kertajati. Program ini juga merupakan gambaran pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi IPDN dalam hal pengabdian masyarakat," ujar Hadi.
Rektor IPDN juga kembali mengingatkan seluruh praja yang mengikuti kegiatan magang untuk menunjukkan sikap dan perilaku yang memperhatikan etika, kesopanan, dan ramah saat berinteraksi dengan masyarakat setempat.
Pj Bupati Majalengka Dedi Supandi yang hadir dalam upacara pembukaan Magang III dengan didampingi Kapolres dan jajaran Forkopimda lainnya menyambut antusias pelaksanaan magang ini.
Lihat Juga :