Paradoks Bali dan Seniman Agus Saputra

Minggu, 09 Juni 2024 - 19:00 WIB
loading...
A A A
Selain ayam jantan berotot sebagai jagoan di ring Tinju dan pertarungan satu lawan satu, lukisan-lukisan Agus dipenuhi juga sosok Sumo, bintang olah raga tradisi Jepang.

Paradoks Bali dan Seniman Agus Saputra


“Saya sering berdialog dengan kurator Khrisnaya Santoso, sejak sebelum Covid-19 melanda, yang kebetulan ia sempat tinggal di Jepang. Santoso membuka wawasan saya bahwa kolonialisasi budaya tak datang hanya dari Belanda dan dominan Amerika Serikat di jaman Orba atau Orde lama, tapi sejak pra kemerdekaan, yakni bangsa Jepang secara global menyumbang juga konstruksi budaya kita,” ujar Agus.

Bagi Agus, sejarah teramat penting untuk menelusuri identitas sebuah bangsa, tak terkecuali pengaruh kultur Jepang di Indonesia. Keimin Bunka Shidoso, Lembaga Kebudayaan buatan Jepang awal tahun 1940-an sejak dini mempengaruhi.

Yang tak heran beragam seniman, pelukis dan komposer dari Jepang, seperti Iida Nobuo, Kōno Takashi, Kurata Bunjin, Hinatsu Eitar sampai seniman Indonesia dengan Sudjojono, Emiria Sunassa, Basuki Abdullah, Barli Sasmitanata dll terjadi persentuhan-persentuhan eksresi seni lokal-global yang intens. Di kemudian hari, kita tak heran dengan sosok Sumo, desain baju Harajuku sampai toko buku besar memajang komik Manga yang menjadi intim di Indonesia.

“Saya yakin ada semacam penjajahan secara halus hari ini dengan simbol Gemoy, saat Pilpres usai dan kita menerima pemenangnya yang kelak menjadi Presiden NKRI. Bahwa generasi muda dikenalkan figur besar nan lucu, yang menari namun bisa jadi menakutkan dengan simbol Sumo di lukisan saya, sebab dalam kegembiraan sesaat ada kekhawatiran yang mengancam,”

Agus mengasosiasikan tokoh Sumo, tradisi perkelahian di Jepang yang menitikberatkan pada postur “raksasa” sekaligus wahana hiburan; tetapi sangat ironi tatkala kita semua tak bersandar pada membangun masa depan dengan keahlian dan kepakaran teknokrasi alih-alih hanya dibuai oleh hiburan sesaat.

Bagi seniman seperti Agus, yang dilatih dengan keras menjadi pekerja artisan—menjadi asisten seorang seniman yang sudah berpengalaman bertahun-tahun dan selain juga belajar di perguruan tinggi seni (ISI Denpasar)- ia menyebut bahwa ada kelemahan-kelemahan yang kemudian dimanfaatkan oleh rezim penguasa, yakni cara generasi milenial dan terutama zilenial menyikapi realitas.

“Tentu saja, selain selain kemampuannya sebagai native digital di wilayah teknologi komunikasi, mereka sebenarnya kurang mampu bertahan untuk survival dan menjadi petarung yang gigih, cenderung mencapai kesuksesan dengan cara instan serta mudah menyerah,” pungkas Agus.

(hdr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Perketat Pengawasan...
Imigrasi Perketat Pengawasan Aktivitas Warga Asing di Bali
Panduan Takbiran di...
Panduan Takbiran di Bali jika Idulfitri Berbarengan dengan Nyepi
Prabowo Undang Tokoh...
Prabowo Undang Tokoh Dunia Hadiri Ocean Impact Summit Juni di Bali
Pameran Seni Rupa UMB,...
Pameran Seni Rupa UMB, Menafisr Ulang Peran Perempuan lewat Karya 17 Dosen
DPR Minta Sistem Izin...
DPR Minta Sistem Izin Usaha Pariwisata Via OSS Diperbaiki karena Hilangkan Peran Pemda
Hasil Penjualan Event...
Hasil Penjualan Event Lukisan Warisan Jiwa Didonasikan untuk Klinik Kesehatan Gratis
Nino Fernandez dan Steffi...
Nino Fernandez dan Steffi Zamora Ungkap Alasan Pindah ke Bali Bersama Putri Mereka
Liburan Sekolah, Berbagai...
Liburan Sekolah, Berbagai Vila Privat di Bali Ini Sediakan Butler Pribadi
Dibuka Tahun Ini, Nuanu...
Dibuka Tahun Ini, Nuanu Park Bali Bakal Hadirkan Zipline hingga Art Village
Rekomendasi
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
Argentina Gusur Spanyol...
Argentina Gusur Spanyol di Puncak Ranking FIFA, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Jadwal Final Indonesia...
Jadwal Final Indonesia Open 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Bidik Gelar Perdana
Berita Terkini
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved