Polri: Otoritas Thailand Akan Lakukan Operasi Besar-besaran Buru Fredy Pratama

Selasa, 04 Juni 2024 - 20:50 WIB
loading...
Polri: Otoritas Thailand...
Kadiv Hubinter Polri, Irjen Pol Krishna Murti menyebutkan pihaknya terus menjalin komunikasi yang ketat dengan otoritas Thailand untuk memburu gembong narkoba Fredy Pratama. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri, Irjen Pol Krishna Murti menyebutkan pihaknya terus menjalin komunikasi yang ketat dengan otoritas Thailand untuk memburu gembong narkoba Fredy Pratama di negara Gajah Putih itu. Krishna mengungkapkan otoritas Thailand akan melakukan operasi besar-besaran dalam memburu Fredy Pratama .

“Ini bagian dari komitmen Pemerintah Thailand langsung kepada saya sampaikan dari perdana menterinya, menteri kehakimannya, kepala polisinya, mereka akan melakukan operasi besar-besaran terhadap buronan kita yang sudah lama kita minta untuk dipulangkan, dicari, dan ditangkap,” ujar Krishna Murti, Selasa (4/6/2024).

Baca juga: Bareskrim: Gembong Narkoba Fredy Pratama Sembunyi di Perbatasan Thailand dan Burma

Dia menuturkan,Polri mengirimkan 10 anggotanya dari Hubinter dan Dittipidnarkoba Polri untuk mengawal kepulangan buronan nomor 1 di Thailand Chaowalit Thongduang. 10 anggota Polri itu, kata Krishna, akan berkoordinasi dengan otoritas atau Kepolisian Thailand terkait operasi penangkapan Fredy Pratama.

“10 anggota kami yang berangkat ke Thailand nanti juga akan mengkomunikasikan upaya buronan besar. Kita mohon doa restu, karena itu adalah jaringan yang kuat di Indonesia,” jelas dia.

Diketahui, buronan nomor 1 di Thailand, Chaowalit Thongduang resmi dideportasi ke negara asalnya dari Indonesia setelah tujuh bulan kabur dan bersembunyi di Indonesia.

“Akan dilakukan proses pemulangan melalui mekanisme police to police cooperation yaitu menggunakan instrumen pelanggaran imigrasi, sehingga yang bersangkutan di deportasi,” ujar Kadiv Hubinter Polri Irjen Pol Krishna Murti saat konferensi pers di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (4/6/2024).

Krishna menjelaskan terkait deportasi dari Chaowalit Thongduang, pihaknya melakukan penyerahan kepada otoritas terkait dalam hal uni Kepolisian Thailand.

Dia menjelaskan pihak Imigrasi juga sudah mengeluarkan tanda deportasi dan surat pengganti laksana paspor dari Kedutaan Besar Thailand yang ada di Indonesia.

“Selanjutnya yang terkait dengan deportasi ini, pihak Polri melakukan handling over kepada otoritas Thailand dalam hal ini Kepolisian Thailand melalui mekanisme Bareskrim menyerahkan kepada imigrasi dan imigrasi sudah mengeluarkan cap deportasi,” paparnya.

Baca juga: Polri Minta Barter Chaowalit Thongduan dengan Fredy Pratama

“SPLP juga sudah dibuat, surat pengganti laksana paspor dari kedutaan Thailand di Jakarta dan sudah di cap, artinya ini adalah dokumen perjalanan yang membuat seseorang sah melintas ke negara lain,” tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Evaluasi untuk Wujudkan Harapan Warga
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rekomendasi
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
Cegah Perang Besar-besaran...
Cegah Perang Besar-besaran antara Israel dan Hizbullah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved