PP Muhammadiyah Tak Ingin Tergesa-gesa soal Konsesi Tambang untuk Ormas

Selasa, 04 Juni 2024 - 16:59 WIB
loading...
PP Muhammadiyah Tak...
Ketua PP Muhammadiyah, Muhammad Saad Ibrahim mengatakan bahwa konsesi tambang untuk ormas keagamaan merupakan persoalan yang krusial. Foto/Muhammadiyah
A A A
JAKARTA - Ketua PP Muhammadiyah , Muhammad Saad Ibrahim mengatakan bahwa konsesi tambang untuk ormas keagamaan merupakan persoalan yang krusial. Sehingga pihaknya tidak akan terburu-buru dan akan membahas mengambil kebijakan tersebut terlebih dahulu.

"Ini persoalan yang krusial ya. Dan persoalan yang baru bagi Muhammadiyah. Tentu Muhammadiyah tidak ingin tergesa-gesa dalam konteks ini karena itu selanjutnya akan ada pembahasan-pembahasan yang sangat serius terkait dengan banyak sisi mengenai ini," ujar Saad kepada wartawan di Jakarta, Selasa (4/6/2024).

Baca juga: PP Muhammadiyah Tepis Ada Pembicaraan dengan Pemerintah Soal Izin Pengelolaan Tambang

Mengenai hal tersebut, kata Ibrahim, Muhammadiyah belum mendapatkan tawaran secara resmi untuk mengelola tambang milik pemerintah.

"Saya kira kalau secara terbuka, yang mungkin secara khusus mengirimkan surat masuk itu mungkin belum ya. Saya sendiri masih belum tahu tentang itu. Tapi dalam konteks yang lebih umum saya kira yang kita baca itu kan mengenai ormas-ormas, sehingga kemudian Muhammadiyah sebagai salah satu daripada ormas," jelasnya.

Namun jika nantinya akan diberikan tawaran, kata dia Muhammadiyah akan membicarakan terlebih dahulu terkait sisi positif dan negatif dalam pengelolaan tambang itu.

"Ini akan kita godok lebih dulu secara baik dan sebagainya. Kita bicara soal segi positif, segi negatif. Kemudian juga kemampuan dalam bidang itu, saya kira ini masih akan kita bahas," katanya.

Lebih lanjut, pihaknya akan segera membahas konsesi tambang dalam waktu dekat. Hal itu akan dirapatkan di meja jajaran pimpinan Muhammadiyah terutama ketua umum hingga ke sekretaris umum.

Baca juga: Ketum PBNU Ucapkan Terima Kasih ke Jokowi Terkait Konsesi Tambang untuk Ormas Keagamaan

"Tapi tentu di Muhammadiyah ini adalah persoalan yang baru ya, sehingga karena itu perlu kita juga mengukur kemampuan dan sebagainya. Karena itu nanti akan dibicarakan," tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
Di Forum Internasional...
Di Forum Internasional Malaysia, PUI Tegaskan Dukungan Pembebasan Ghannouchi
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah...
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Dorong Kader Rebut Ruang Strategis Bangsa
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Hidayat Nur Wahid Apresiasi...
Hidayat Nur Wahid Apresiasi Kesepakatan Ormas Islam soal Penetapan Iduladha 27 Mei 2026
Momen Tiga Tokoh NU...
Momen Tiga Tokoh NU Mengikuti Pendidikan Kepemimpinan di PMKNU Cirebon
Rekomendasi
EJAE Curi Perhatian...
EJAE Curi Perhatian di Pembukaan Piala Dunia 2026, Bawakan Lagu Resmi FIFA dalam Bahasa Korea
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berita Terkini
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved