Risiko Mematikan, RSV Penyebab Pneumonia Utama pada Balita
Minggu, 02 Juni 2024 - 16:42 WIB
loading...
Merujuk data WHO tahun 2019, pneumonia menyebabkan 14 persen dari seluruh kematian anak di bawah usia lima tahun dengan mencapai 740.180 jiwa kematian. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Merujuk data World Health Organization (WHO) tahun 2019, pneumonia menyebabkan 14 persen dari seluruh kematian anak di bawah usia lima tahun dengan mencapai 740.180 jiwa kematian. Demikian halnya dengan data UNICEF yang menyebut di Indonesia pneumonia menjadi penyebab kematian terbesar pada anak di bawah lima tahun dengan perkiraan 19.000 anak meninggal pada 2018.
Secara estimasi global juga menyebut bahwa setiap jam ada 71 anak di Indonesia terkena pneumonia. Dokter Spesialis Anak Konsultan Respirologi Prof Cissy Kartasasmita menuturkan penyakit ini merupakan the silent killer bagi anak usia di bawah lima tahun.
Baca juga: Waspada Kasus Pneumonia Misterius, Kenali Gejalanya
"Pneumonia terjadi karena adanya peradangan di paru-paru akibat infeksi bakteri, virus, atau jamur yang mengakibatkan sesak napas, anak sulit bernapas, serta menyebabkan demam, batuk dengan lendir bening atau berwarna kuning, hijau ataupun bercampur darah," ujarnya.
Menurut Cissy, gejala awal pneumonia sulit dibedakan dengan penyakit saluran pernapasan lain. "Seringkali terlewatkan sehingga penting bagi orang tua untuk mengenali berbagai gejala awal dan faktor risiko pneumonia. Dampaknya bisa menyebabkan kematian, karena itulah pneumonia disebut sebagai the silent killer,” ungkapnya.
Secara estimasi global juga menyebut bahwa setiap jam ada 71 anak di Indonesia terkena pneumonia. Dokter Spesialis Anak Konsultan Respirologi Prof Cissy Kartasasmita menuturkan penyakit ini merupakan the silent killer bagi anak usia di bawah lima tahun.
Baca juga: Waspada Kasus Pneumonia Misterius, Kenali Gejalanya
"Pneumonia terjadi karena adanya peradangan di paru-paru akibat infeksi bakteri, virus, atau jamur yang mengakibatkan sesak napas, anak sulit bernapas, serta menyebabkan demam, batuk dengan lendir bening atau berwarna kuning, hijau ataupun bercampur darah," ujarnya.
Menurut Cissy, gejala awal pneumonia sulit dibedakan dengan penyakit saluran pernapasan lain. "Seringkali terlewatkan sehingga penting bagi orang tua untuk mengenali berbagai gejala awal dan faktor risiko pneumonia. Dampaknya bisa menyebabkan kematian, karena itulah pneumonia disebut sebagai the silent killer,” ungkapnya.
Lihat Juga :