Polda Jabar Didesak Periksa Pembuat Film Vina Karena Bikin Gaduh Masyarakat
Sabtu, 01 Juni 2024 - 21:33 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, eks pengacara keluarga Vina dan Eky, Yosi Achdian mengakui bahwa DPO kasus pembunuhan Vina dan Eky memang saat dilakukannya penyidikan hingga masuk persidangan ada 3 orang. Total jumlah tersangka sebanyak 11 orang. Rinciannya, 8 orang pelaku sudah ditangkap, sedangkan 3 orang masih buron.
Namun belakangan ini, kata dia, polisi membeberkan DPO kasus pembunuhan Vina dan Eky hanya ada 1, bukan 3 sebagaimana dalam proses penyidikan awal. Penghapusan dua DPO itu setelah polisi melakukukan serangkaian proses penyidikan, yang mana keterangan para pelaku itu berbeda-beda tentang jumlah DPO.
Yosi percaya dengan pernyataan polisi itu lantaran polisi merupakan ujung tombak penegakan hukum. "Terdakwa ada 11 dalam persidangan, 1 Saka itu sudah duluan, lalu 7 orang, nah dpo itu tetap ada 3, ada 11 orang terdakwa saat itu. Namun, saya sangat percaya sepenuhnya pada Polri, karena waktu awal saja Polri sudah sangat bagus menangkap para tersangka saat itu. Polri ujung tombak dalam penegakan," katanya.
Yosi menambahkan, sejatinya dia kecewa dengan keluarga Vina lantaran bermunculan isu-isu liar pascaberedarnya film Vina. Isu-isu liar itu tercipta karena dalam pembuatan film Vina, keluarga Vina tak melakukan konsultasi padanya sebagai kuasa hukum.
Namun belakangan ini, kata dia, polisi membeberkan DPO kasus pembunuhan Vina dan Eky hanya ada 1, bukan 3 sebagaimana dalam proses penyidikan awal. Penghapusan dua DPO itu setelah polisi melakukukan serangkaian proses penyidikan, yang mana keterangan para pelaku itu berbeda-beda tentang jumlah DPO.
Yosi percaya dengan pernyataan polisi itu lantaran polisi merupakan ujung tombak penegakan hukum. "Terdakwa ada 11 dalam persidangan, 1 Saka itu sudah duluan, lalu 7 orang, nah dpo itu tetap ada 3, ada 11 orang terdakwa saat itu. Namun, saya sangat percaya sepenuhnya pada Polri, karena waktu awal saja Polri sudah sangat bagus menangkap para tersangka saat itu. Polri ujung tombak dalam penegakan," katanya.
Yosi menambahkan, sejatinya dia kecewa dengan keluarga Vina lantaran bermunculan isu-isu liar pascaberedarnya film Vina. Isu-isu liar itu tercipta karena dalam pembuatan film Vina, keluarga Vina tak melakukan konsultasi padanya sebagai kuasa hukum.
Lihat Juga :