Kontribusi Besar Para Relawan dalam Melawan Pandemi COVID-19
Kamis, 20 Agustus 2020 - 08:43 WIB
loading...
Asisten Deputi Penanganan Pasca Bencana PMK, Nelwan Harahap mengatakan seluruh pihak dari berbagai sektor, baik relawan, pekerja, maupun petani sekalipun memiliki kontribusi yang sama dalam melawan COVID-19. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pandemi COVID-19 melanda seluruh dunia. Jutaan orang sudah terpapar dan ratusan ribu orang telah gugur akibat penyakit ini. Semua pihak bahu-membahu menyelamatkan nyawa dan berusaha keluar dari masa pandemi ini.
Asisten Deputi Penanganan Pasca Bencana Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Nelwan Harahap mengatakan seluruh pihak dari berbagai sektor, baik relawan, pekerja, maupun petani sekalipun memiliki kontribusi yang sama dalam melawan COVID-19. (Baca juga: Netizen Iseng Jodohkan Gatot Nurmantyo-Titiek Soeharto)
“Hampir semua lini telah mempertaruhkan seluruh dedikasi dan kemampuan untuk sama-sama bertahan hidup. (semua) Bersama melawan COVID-19, tidak terkecuali petani kita di luar sana,” ujarnya dikutip dari keterangan pers Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rabu (19/8/2020).
Hari Kemanusiaan Dunia pada 19 Agustus 2020 bisa menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk bergotong royong melawan COVID-19. “Kita tidak lagi melihat sekat antara satu dengan yang lain. Tidak ada perbedaan antara pemerintah dan non-pemerintah,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama (NU) M.Ali Yusuf mengungkapkan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan dalam menangani COVID-19, seperti Gerakan NU Peduli dan mengedukasi masyarakat. “Kami berkolaborasi dengan Humanitarian Forum Indonesia,” katanya.
Asisten Deputi Penanganan Pasca Bencana Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Nelwan Harahap mengatakan seluruh pihak dari berbagai sektor, baik relawan, pekerja, maupun petani sekalipun memiliki kontribusi yang sama dalam melawan COVID-19. (Baca juga: Netizen Iseng Jodohkan Gatot Nurmantyo-Titiek Soeharto)
“Hampir semua lini telah mempertaruhkan seluruh dedikasi dan kemampuan untuk sama-sama bertahan hidup. (semua) Bersama melawan COVID-19, tidak terkecuali petani kita di luar sana,” ujarnya dikutip dari keterangan pers Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rabu (19/8/2020).
Hari Kemanusiaan Dunia pada 19 Agustus 2020 bisa menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk bergotong royong melawan COVID-19. “Kita tidak lagi melihat sekat antara satu dengan yang lain. Tidak ada perbedaan antara pemerintah dan non-pemerintah,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama (NU) M.Ali Yusuf mengungkapkan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan dalam menangani COVID-19, seperti Gerakan NU Peduli dan mengedukasi masyarakat. “Kami berkolaborasi dengan Humanitarian Forum Indonesia,” katanya.
Lihat Juga :