Perkuat Literasi, Kemenag Luncurkan Program Webinar Zakat Wakaf Hub 2024
Rabu, 29 Mei 2024 - 17:15 WIB
loading...
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono Abdul Ghafur. Foto/Kemenag
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf terus melakukan inovasi dalam rangka mewujudkan visi Kemenag tahun 2020-2024. Visi tersebut adalah membangun masyarakat yang saleh, moderat, cerdas, dan unggul.
Salah satu inovasi yang dilakukan adalah dengan menggelar program Webinar Zakat Wakaf Hub. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan indeks literasi zakat dan wakaf serta meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat sinergi, dan kolaborasi dalam berzakat dan berwakaf.
Baca juga: Kemenag Laporkan 124.782 Jemaah Haji Asal Indonesia Telah Tiba di Tanah Suci
“Tujuan dari kegiatan Webinar Zakat Wakaf Hub ini adalah untuk meningkatkan indeks literasi zakat dan wakaf nasional. Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat dan berwakaf, serta memperkuat kolaborasi dan sinergi antara berbagai program edukasi dan literasi zakat dan wakaf,” ujar Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono Abdul Ghafur di Jakarta, Rabu (29/5/2024).
Salah satu sasaran strategis untuk meningkatkan layanan keagamaan adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan ekonomi keagamaan umat. Indikator kinerja dapat diukur melalui persentase dana sosial keagamaan yang mendukung layanan pendidikan dan keagamaan.
Salah satu inovasi yang dilakukan adalah dengan menggelar program Webinar Zakat Wakaf Hub. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan indeks literasi zakat dan wakaf serta meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat sinergi, dan kolaborasi dalam berzakat dan berwakaf.
Baca juga: Kemenag Laporkan 124.782 Jemaah Haji Asal Indonesia Telah Tiba di Tanah Suci
“Tujuan dari kegiatan Webinar Zakat Wakaf Hub ini adalah untuk meningkatkan indeks literasi zakat dan wakaf nasional. Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat dan berwakaf, serta memperkuat kolaborasi dan sinergi antara berbagai program edukasi dan literasi zakat dan wakaf,” ujar Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono Abdul Ghafur di Jakarta, Rabu (29/5/2024).
Salah satu sasaran strategis untuk meningkatkan layanan keagamaan adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan ekonomi keagamaan umat. Indikator kinerja dapat diukur melalui persentase dana sosial keagamaan yang mendukung layanan pendidikan dan keagamaan.
Lihat Juga :