Menko Hadi Minta Polri Antisipasi Gangguan Keamanan Jelang Pilkada Serentak
Selasa, 28 Mei 2024 - 21:01 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Hadi Tjahjanto meminta Polri untuk mengantisipasi gangguan keamanan menjelang Pilkada Serentak 2024 mendatang. Foto/SINDOnews/Riana Rizkia
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) , Hadi Tjahjanto meminta Polri untuk mengantisipasi gangguan keamanan menjelang Pilkada Serentak 2024 mendatang. Menurutnya, perlu perencanaan intelijen yang tajam.
"Ya mendekati pilkada serentak, saya sampaikan bahwa perkiraan intelijen, kemudian eskalasinya sedang sampai tinggi,"ujar Hadi usai menjadi pembicara pada rapat kerja teknis (rRakernis) Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri di Jakarta, Selasa (28/5/2024).
Baca juga: Menko Polhukam: Masih Terjadi Gangguan, Pilkada 2024 di Papua Perlu Perhatian Khusus
"Sehingga mulai dari pentahapan, perencanaan, sampai pelaksanaan aparat intelijen ini harus benar-benar fokus dan membuat suatu perencanaan intelijen yang tajam," sambungnya.
Apalagi, kata Hadi, aparat keamanan akan dibagi rata di seluruh wilayah dalam pelaksanaan pilkada serentak yang diikuti 37 gubernur, 93 bupati, dan 415 wali kota se-Indonesia.
"Ya mendekati pilkada serentak, saya sampaikan bahwa perkiraan intelijen, kemudian eskalasinya sedang sampai tinggi,"ujar Hadi usai menjadi pembicara pada rapat kerja teknis (rRakernis) Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri di Jakarta, Selasa (28/5/2024).
Baca juga: Menko Polhukam: Masih Terjadi Gangguan, Pilkada 2024 di Papua Perlu Perhatian Khusus
"Sehingga mulai dari pentahapan, perencanaan, sampai pelaksanaan aparat intelijen ini harus benar-benar fokus dan membuat suatu perencanaan intelijen yang tajam," sambungnya.
Apalagi, kata Hadi, aparat keamanan akan dibagi rata di seluruh wilayah dalam pelaksanaan pilkada serentak yang diikuti 37 gubernur, 93 bupati, dan 415 wali kota se-Indonesia.
Lihat Juga :