Relawan AJJ Usul Jokowi Masuk Partai Berkarakter Ini
Minggu, 19 Mei 2024 - 21:32 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan jika ditarik ke belakang menyoal sukses kepemimpinan Jokowi selama 2 periode, tidak bisa lantas hanya tinggal kenangan. Menurut dia, kepemimpinan yang terbukti amat dirasakan mendalam oleh rakyat harus terus dirawat melalui tangan Jokowi di partai politik.
"Soal Beliau mengatakan akan pulang ke Kota Solo menjadi rakyat biasa, sungguh kita menghormati. Tetapi Beliau juga mesti menghormati pula keinginan sebagian besar rakyat, terutama lapisan bawah. Bahwa kehadiran Pak Jokowi masih sangat dinantikan dan dirindukan," ujar pria paruh baya ini.
Baca juga: Golkar Siapkan Karpet Merah untuk Jokowi, Gibran, dan Maruarar Jika Ingin Bergabung
Adapun mengenai partai apa, dia menyerahkan sepenuhnya ke Jokowi. Hanya saja Isnaini meyakini, Pak Jokowi paham akan partai berkarakter terbuka yang dimaksud. Satu hal yang menjadi penekanannya bahwa masuk partai politik bagi seorang yang kuat seperti Jokowi, bukan sebuah keniscayaan.
"Saya ingin mengatakan bahwa ini pilihan realistis. Menyikapi perkembangan politik bangsa saat ini dan cenderung ke depan. Pilihan realistis karena Pak Jokowi itu membawa filosofi politik kebangsaan. Tidak bisa berhenti begitu saja," katanya.
"Soal Beliau mengatakan akan pulang ke Kota Solo menjadi rakyat biasa, sungguh kita menghormati. Tetapi Beliau juga mesti menghormati pula keinginan sebagian besar rakyat, terutama lapisan bawah. Bahwa kehadiran Pak Jokowi masih sangat dinantikan dan dirindukan," ujar pria paruh baya ini.
Baca juga: Golkar Siapkan Karpet Merah untuk Jokowi, Gibran, dan Maruarar Jika Ingin Bergabung
Adapun mengenai partai apa, dia menyerahkan sepenuhnya ke Jokowi. Hanya saja Isnaini meyakini, Pak Jokowi paham akan partai berkarakter terbuka yang dimaksud. Satu hal yang menjadi penekanannya bahwa masuk partai politik bagi seorang yang kuat seperti Jokowi, bukan sebuah keniscayaan.
"Saya ingin mengatakan bahwa ini pilihan realistis. Menyikapi perkembangan politik bangsa saat ini dan cenderung ke depan. Pilihan realistis karena Pak Jokowi itu membawa filosofi politik kebangsaan. Tidak bisa berhenti begitu saja," katanya.
(abd)
Lihat Juga :